Berita

Ali Fikri/RMOL

Politik

Pimpinan KPK Dituding Bohong, Ali Fikri Balik Sindir Novel Baswedan

RABU, 12 APRIL 2023 | 11:47 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Juru bicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri, menyindir balik mantan penyidik KPK, Novel Baswedan, yang menyatakan pimpinan KPK berbohong.

Sindiran balik dari Ali disampaikan, menanggapi pernyataan Novel, yang menyatakan bahwa orang yang terbiasa berbohong akan terus berkata bohong.

Pernyataan itu disampaikan Novel, menanggapi pemberitaan soal pernyataan Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, yang mengaku tidak tahu jika ponsel Ketua KPK, Firli Bahuri, diretas.


"Saya kira perkataan yang baik jauh diutamakan saat Ramadhan ini. Kami khawatir masyarakat teringat kembali siapa yang berbohong saat itu? Bahkan di depan hakim sidang PTUN, padahal disumpah," tukas Ali, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu siang (12/4).

Menurut Ali, Novel pernah berbohong di depan hakim pada sidang di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), beberapa waktu lalu, terkait gugatan soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pegawai KPK menjadi ASN.

"Siapa yang berani berbohong dengan mengatakan ketemu Ketua KPK di toilet Gedung KPK, setelah ekspose kasus di Kementerian Kelautan dan Perikanan saat itu? Padahal Ketua KPK tidak ikut ekpose, karena sedang dinas ke Kaltara," sindir Ali.

Apalagi, kata Ali, diperkuat dengan daftar hadir ekspose atau gelar perkara yang memperlihatkan bahwa memang Firli Bahuri tidak ada di daftar itu. Itu menunjukkan kebohongan Novel, yang mengklaim ketemu Firli saat ekspose perkara yang menjerat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edy Prabowo.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya