Berita

Kepala BNPT Komjen Rycko Amelza Dahniel saat memberikan Kultum di Masjid At Tabayyun, Taman Villa Meruya, Jakarta Barat/Ist

Publika

Ketika Kepala BNPT Didaulat Kultum di Masjid At Tabayyun

MINGGU, 09 APRIL 2023 | 04:28 WIB | OLEH: ILHAM BINTANG

ADA tiga golongan manusia yang amal puasanya tidak akan diterima Allah SWT. Bahkan malaikat Jibril sendiri yang meminta khusus kepada Allah SWT agar menolak ibadah puasa tiga golongan itu.

Rasulullah SAW pun "dilibatkan" oleh  Jibril untuk mengamini doanya ini.
Pertama, anak yang durhaka kepada ibu bapaknya. Kedua istri yang durhaka kepada suaminya dan ketiga Muslim yang tidak mau memaafkan sesama saudaranya muslim.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Komjen Rycko Amelza Dahniel, Sabtu (8/4) malam mengangkat kisah itu dalam kuliah tujuh menit (kultum) di Masjid At Tabayyun, Taman Villa Meruya, Jakarta Barat. Ia sendiri mengawali kultumnya dengan menyitir surat QS Al Baqarah :183 mengenai perintah berpuasa.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Komjen Rycko Amelza Dahniel, Sabtu (8/4) malam mengangkat kisah itu dalam kuliah tujuh menit (kultum) di Masjid At Tabayyun, Taman Villa Meruya, Jakarta Barat. Ia sendiri mengawali kultumnya dengan menyitir surat QS Al Baqarah :183 mengenai perintah berpuasa.

Acara Tahlilan

Malam itu, sedianya Komjen Rycko akan menghadiri tahlilan di rumah duka almarhumah Ibu Widi Astutik binti Miswandoko, istri Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Gatot Eddy Pramono, M.Si yang wafat Jumat (7/4) petang  di Singapura.

Sebelum ke rumah duka ia mampir di Masjid At Tabayyun untuk Salat Isya. Jarak masjid dengan rumah duka memang hanya sekitar 300 meter.

Di sisi lain, menyadari  kehadiran Komjen Rycko di tengah mereka, jemaah  masjid pun langsung mendaulat Kepala BNPT itu untuk sekalian mengimami Salat Isya dan mengisi acara kultum disela Salat Tarawih malam itu.

Saya membisiki pejabat baru BNPT yang baru dilantik 4 April lalu soal aspirasi jemaah itu.

"Karena ini perintah, apa boleh buat harus dijalani," guraunya kemudian di atas mimbar. Menyimak kultum dan bacaan surat saat mengimani Salat Isya, tak berlebihan jika Rycko dijuluki sebagai Jenderal Soleh.

Jendral polisi berprestasi

Suami Hj. Yudaningrum, S.E. Dan ayah tiga anak: Ipda Muhammad Yudisthira Rycko, S.Tr.K, Nada Salsabila Rycko, S.Ked, dan Aisyah Fahira Rycko itu dikenal luas sebagai polisi berprestasi. Ia termasuk perwira polisi yang pernah mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Bareskrim, yang melumpuhkan teroris Dr Azahari dan kelompoknya di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2005.

Rycko mendapat penghargaan dari Kapolri saat itu, Jenderal Pol Sutanto bersama dengan para kompatriotnya, Tito Karnavian, Petrus Reinhard Golose, dan Idham Azis.

Pria kelahiran Bogor 14 Agustus 1966 ini merupakan lulusan terbaik Akpol 1988 dan berpengalaman dalam bidang reserse. Jabatan terakhirnya adalah Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri sebelum dilantik Presiden Jokowi menjadi Kepala BNPT, 4 April lalu.

Rycko juga merupakan lulusan Magister (S2) Ilmu Administrasi di Universitas Indonesia pada tahun 2001, Doktoral (S3) pada Kajian Ilmu Kepolisian Universitas Indonesia pada tahun 2008 dengan predikat Cum Laude dan diangkat sebagai Guru Besar dalam jabatan Profesor dibidang ilmu Kajian Ilmu Kepolisian pada Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) sejak tanggal 1 Agustus 2020 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nadiem Anwar Makarim.

Penugasan pertama ia jalani di Polres Metro Jakarta Pusat sebagai Kepala Unit Kejahatan dengan Kekerasan, selanjutnya ditugaskan sebagai instruktur di Akademi Kepolisian Semarang. Tahun 1993 ia mengikuti pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan lulus dengan predikat terbaik, selanjutnya kembali bertugas di Polres Metro Jakarta Pusat, lalu Kasat Reserse Polres Jakarta Selatan, dan kemudian sebagai Wakasat Ekonomi Polda Metro Jaya. Tahun 2002 ia mengikuti pendidikan Sespimpol dan lulus dengan predikat terbaik untuk penulisan Naskah Strategis.

Ia tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting diantaranya Kapolres Jakarta Utara.Setelah itu, ia dipromosikan jadi ajudan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Rycko kemudian menjabat Kepala Lembaga Kerjasama Pendidikan Dit PPITK PTIK, lembaga yang menginduk pada Lemdikpol, lalu sebagai Wakapolda Jabar,  menjadi Ketua STIK (dulu dikenal sebagai PTIK).


Kunjungannya ke Masjid At Tabayyun sebuah surprise dan pengurus masjid  menganggap itu suatu kehormatan. Rycko pun disambut gembira oleh seluruh pengurus masjid. Selesai Salat Tarawih dan berbincang beberapa saat Rycko pun pamit untuk mengikuti pengajian di rumah Wakapolri.  

Masjid At Tabayyun di komplek Taman Villa Meruya berdiri di atas tanah seluas 3500 m2. Masjid dengan bangunan dua tingkat seluas 800 m2 itu diresmikan pemakaiannya oleh Gubernur DKI DR Anies Baswedan 9 Oktober 2022.

At Tabayyun merupakan masjid perjuangan yang baru dapat diwujudkan setelah 30 tahun dinanti dan didambakan oleh warga Muslim di komplek TVM.

Pengurus Masjid At Tabayyun yang menyambut Komjen Rycko malam itu, antara lain: Marah Sakti Siregar, Andre Suyatman, Ending Ridwan, Faidal Yuri, Erlangga, Husni Tamsil, Apang Taufik, Irwan Mulyono, Refly, dan Masruhan. Momen silaturahmi itu pun tak lupa diabadikan dalam beberapa pose foto bersama.

" Insya Allah" jawab Rycko ketika saya tawarkan untuk kembali berkunjung  ke Masjid At Tabayyun.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya