Berita

Menteri Urusan Karamoja, Mary Goretti Kitutu/Net

Dunia

Jarang Terjadi, Uganda akan Tuntut Menteri Urusannya atas Kasus Korupsi

KAMIS, 06 APRIL 2023 | 20:57 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam langkah yang sangat jarang terjadi, jaksa penuntut umum Uganda berencana untuk menuntut Menteri Urusan Karamoja Mary Goretti Kitutu atas tuduhan korupsi.

Seperti dimuat Reuters, Kamis (6/4), Menteri Kitutu dilaporkan korupsi, karena telah melakukan pencurian lembaran atap logam yang seharusnya ditujukan untuk membantu orang-orang di wilayah timur laut wilayahnya.

Pada Febuari lalu, kepolisian Uganda telah menangkap tiga kerabat dekat Menteri Urusan itu, karena telah terbukti menjual lembaran atap logam yang bertuliskan Kantor Perdana Menteri.


"Kami akan mendakwa Kitutu dengan tuduhan korupsi dan persekongkolan melakukan kejahatan dengan mengalihkan lembaran besi yang dimaksudkan untuk Program Pemberdayaan Masyarakat Karamoja," kata Kantor Direktur Penuntutan Umum (ODPP), pada Rabu (5/4).

Wilayah Karamoja sendiri merupakan rumah bagi para penggembala yang tinggal di daerah terpencil berbatasan dengan Kenya dan Sudan Selatan, yang sering mengalami kekeringan parah dan penggerebekan ternak yang mematikan.

Atap logam tersebut rencananya akan diberikan kepada masyarakat di daerah setempat, agar terhindar dari panasnya matahari. Selama pertemuan komite parlemen pada bulan lalu, Kitutu sendiri telah mengakui perbuatannya dan meminta maaf atas kesalahan manajemen distribusi lembaran atap logam.

Sebelumnya, meski korupsi dan penyelewengan dana publik marak terjadi di Uganda, akan tetapi mereka jarang menuntut para pejabat di negara itu.

Untuk itu langkah maju tersebut disambut baik. Sementara itu, Kitutu yang dijadwalkan hadir di pengadilan, sejauh ini belum membuka suaranya dihadapan publik.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya