Berita

Pengusaha Mahendra Dito S alias Dito Mahendra/RMOL

Hukum

KPK Ancam Memanggil Paksa Mahendra Dito

SENIN, 03 APRIL 2023 | 11:55 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengultimatum pengusaha Mahendra Dito S alias Dito Mahendra untuk kooperatif hadir sebagai saksi kasus dugaan TPPU mantan Sekretaris MA, Nurhadi.

Mahendra Dito sedianya diperiksa penyidik KPK pada Jumat (31/3) lalu, namun ia tidak hadir.

"Saksi tidak hadir dan tanpa konfirmasi alasan ketidakhadirannya," ujar Ali kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Senin siang (3/4).


Tim penyidik KPK kemudian menjadwalkan pemanggilan ulang Mahendra Dito, yakni pada Kamis (6/4). Pada pemanggilan kali ini, KPK meminta Dito tidak mangkir.

"Kami dengan tegas dapat melakukan upaya paksa agar yang bersangkutan hadir menemui tim penyidik," pungkas Ali.

Jauh sebelumnya, Mahendra Dito telah diperiksa sebagai saksi pada Senin (6/2). Ia didalami soal dugaan adanya aliran uang TPPU Nurhadi.

KPK juga telah menggeledah rumah Dito di daerah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (13/3). Di rumah tersebut, KPK mengamankan 15 pucuk senjata api, terdiri dari lima pistol berjenis glock, satu pistol S&W, satu pistol kimber mikro, serta delapan senjata api laras panjang. Temuan KPK itu pun telah dilimpahkan ke Polri untuk ditindaklanjuti.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya