Berita

Prabowo Subianto bersama Airlangga Hartarto dan Muhaimin Iskandar usai hadir dalam silaturahmi dengan Jokowi di kantor DPP PAN/RMOL

Politik

Isu KIB dan KKIR Bakal Koalisi, Prabowo: Kita Sudah Masuk Timnya Pak Jokowi

MINGGU, 02 APRIL 2023 | 14:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Banyak hal baru yang muncul usai silaturahmi Presiden Joko Widodo bersama lima ketua umum partai politik di kantor DPP PAN, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Minggu (2/4).

Adapun kelima ketum parpol yang hadir dalam silaturahmi yaitu Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Plt Ketum PPP Mardiono.

Pertemuan yang membahas sejumlah hal ini juga menelurkan wacana penggabungan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dengan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) sebagaimana lima ketum parpol yang hadir tersebut.


Usai pertemuan ini, Prabowo mengakui kalau para ketum parpol dari koalisi sudah memiliku frekuensi yang sama dan menegaskan sudah masuk ke dalam tim Jokowi, dimana lima parpol ini merupakan koalisi pemerintah saat ini.  

"Ada (kesamaan). Ternyata ada. Jadi kita merasa ada frekuensi yang sama ya, ada kecocokan dan kalau dilihat, pimpinan partai kita sudah masuk, Pak Cak Imin ya, kita sudah masuk timnya Pak Jokowi sebetulnya sekarang. Ya kan?" kata Prabowo saat ditemui di DPP PAN.

Menteri Pertahanan RI ini menambahkan penggabungan dua koalisi ini menjadi koalisi besar akan dibahas lebih dalam.

"Ya nanti kita lihat prosesnya tapi yang pasti akan intens," imbuhnya.

Sebab, menurut Prabowo, saat ini Indonesia sangat membutuhkan pemimpin yang memiliki sensitivitas mengenai isu geopolitik, dan mampu mengatasi tantangan ke depan.

"Jadi sekarang kita memahami sulitnya pembangunan, tantangan yang kita hadapi, tahun depan ini tidak ringan tantangannya. Jadi, ada kondisi geopolitik, yang sangat membahayakan di Eropa, di Taiwan, di Laut Cina Selatan, ini harus dimanage dengan baik, masalah pangan harus kita manage dengan baik, jadi untuk ini kita butuh kerjasama yang solid, suatu frekuensi yang sama," demikian Prabowo.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya