Berita

Perbatasan antara Kanada dan Amerika Serikat (AS)/Net

Dunia

Enam Mayat Misterius Ditemukan di Perbatasan Kanada dan AS

JUMAT, 31 MARET 2023 | 17:51 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Enam mayat misterius ditemukan di dekat rawa-rawa di Quebec, perbatasan Kanada dan New York, Amerika Serikat (AS), pada Kamis sore (30/3) waktu setempat.

Belum diketahui identitas dari keenam mayat tersebut, akan tetapi mereka diduga merupakan para migran yang mencoba melintasi perbatasan melalui jalur belakang, yang baru-baru ini marak digunakan para migran.

"Kami masih berusaha mengidentifikasi korban tewas dan status imigrasi mereka di Kanada," kata Kepolisian Akwesasne Mohawk.


Kepolisian itu juga mengatakan tengah menunggu hasil tes postmortem dan toksikologi untuk menentukan penyebab dari kematian jenazah yang pertama kali ditemukan di daerah Tsi Sunshine, yang terletak di pantai selatan sungai St Lawrence di Quebec, Kanada.

Dikutip dari The National News, Jumat (31/3), bulan lalu kepolisian daerah perbatasan tersebut melaporkan jumlah migran ilegal yang meningkat di wilayahnya, yang menyelundup melalui tanah, saluran air hingga tepian sungai St Lawrence.

Melalui jalur penyelundupan yang berbahaya itu, beberapa migran yang ditemukan memerlukan perawatan serius di rumah sakit setempat.

Baru-baru ini, Presiden AS Joe Biden dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengumumkan rencana penutupan jalur belakang yang menghubungkan negara bagian New York ke Quebec itu, melalui perjanjian imigrasi.

Kedua negara ini sedang berupaya untuk mengatasi ribuan pencari suaka yang sering memasuki jalur belakang di perbatasan kedua negara tersebut, dengan perjanjian imigrasi yang baru akan berlaku pada Sabtu (1/4) ini.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya