Berita

Erick Thohir bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan/Net

Politik

Elektabilitas Erick Thohir Naik, PAN: Cerminan Suara Rakyat

SENIN, 27 MARET 2023 | 02:09 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tren positif elektabilitas Menteri BUMN Erick Thohir, diyakini akan memberikan pengaruh pada preferensi pemilih pada Pemilu 2024. Dalam survei Indikator Politik Indonesia, Erick Thohir bertengger di posisi empat calon presiden paling diminati responden.

"Tentunya hasil survei ini adalah cerminan suara rakyat yang masih dinamis dan akan terjadi perubahan preferensi pemilih," ujar Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo kepada wartawan, Minggu (27/3).

Disampaikan Eko Patrio, sapaan karibnya, PAN merasa senang dan bergembira bahwa elektabilitas Erick Thohir meningkat dalam survei itu.


"Meski bukan kader PAN. Mas Eto bagi PAN sudah seperti saudara sendiri, bukan orang lain. Dekat dan tidak berjarak," katanya.

Sementara, Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan, ada beberapa faktor yang memengaruhi peningkatan elektabilitas Erick.

Faktor itu, kata Viva, adalah bukti rekam jejak Erick sebagai intrepeneur yang kemudian menjadi teknokrat, hingga kemudian dipercaya menjadi Menteri BUMN di Kabinet Indonesia Maju.

Walaupun, diyakini Viva, meningkatnya elektabilitas itu karena sosok Erick yang ramah dan mudah bergaul dengan semua kalangan masyarakat.

"Pribadi Mas Eto yang ramah, gaul, tidak jaim, intelek, santri, dan cinta olahraga, dekat dengan generasi milineal dan gen Z," pungkasnya.

Dalam simulasi lima nama bakal calon wakil presiden survei Indikator Politik Indonesia, Erick Thohir berada di posisi empat dengan tren mengalami peningkatan.

Pada November 2022, elektabilitas Erick sebesar 12,9 persen, meningkat pada Desember 2022 menjadi 13,2 persen, dan meningkat lagi pada Februari 2023 menjadi 17,6 persen.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya