Berita

Dosen Universitas Nasional Andi Yusran/Net

Politik

Andi Yusran: Kebijakan Larangan Buka Bersama Tepat, Sebaiknya Dialihkan untuk Bansos

KAMIS, 23 MARET 2023 | 18:19 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Tidak sepenuhnya ditolak, kebijakan Presiden Joko Widodo mengeluarkan surat larangan buka bersama kepada aparat pemerintahannya mendapat apresiasi.

Dosen Universitas Nasional Andi Yusran mengatakan, larangan kegiatan buka bersama tepat karena hanya akan membebani APBN. Kata Andi, sebaiknya dana untuk buka bersama dialokasikan untuk kegiatan bantuan sosial.

"Jika memang ada alokasinya dialihkan menjadi dana bantuan sosial, bukan pejabat yang butuh buka bersama tapi wong cilik," demikian pendapat Andi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (23/3).


Namun demikian, Doktor Politik Universitas Padjajaran itu menilai, tidak tepat pemerintah menjadikan Covid-19 sebagai basis argumentasi kebijakan larangan buka bersama. Ia berpendapat, alasan yang tepat adalah melakukan efisiensi terhadap penggunaan yang negara.

"Apalagi spektrum sosial kekinian sedang terjadi resistensi publik akan gaya hidup mewah para pejabat," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya