Berita

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Halomoan Siregar saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan/RMOL

Presisi

Kata Polisi Soal Kiriman Paket Pasta Gigi Ekstrak Ganja ke PM Malaysia

SELASA, 21 MARET 2023 | 03:21 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polri belum menerima informasi dari Polis Diraja Malaysia (PDRM) terkait dugaan pengiriman paket pasta gigi ekstrak ganja dari Indonesia ke Malaysia. Dimana paket tersebut ditujukan kepada Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim dan Menteri Perekonomian Malaysia Rafizi Ramli.

"Sejauh ini kami belum dapat (informasi), jadi bagaimana mungkin kami menindaklanjuti informasi kalau kami sendiri belum diinformasikan dari pihak otoritas Malaysia asalnya dari mana," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Halomoan Siregar di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (20/3).

Menurut Krisno, sejauh ini Polri dan PDRM telah lama menjalin kerja sama tekait pemberantasan narkotika. Biasanya bila ada informasi terkait peredaran narkoba, dua instansi terus melakukan pengembangan guna membongkarnya.


"Kami itu mengecek, tolong dicek alamat ini benar atau enggak nih, atau tolong dicek alamat ini langsung dan kami tindaklanjuti dan berbagai kepada mereka. Karena ini salah satu wujud bentuk kerjasama yang kami sepakati," kata Krisno.
 
Diketahui, paket pasta gigi ekstrak ganja kabarnya dipesan melalui online dari Indonesia dan informasinya saat ini telah disita oleh kepolisian Sepang, Malaysia, pada Jumat (10/3).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya