Berita

Ketua Dewan Pakar DPW Partai Nasdem Sumut, Rahudman Harahap (RH)/Net

Hukum

Coklit dan Pemutakhiran Data Pemilih di Sumut Tidak Memuaskan

RABU, 15 MARET 2023 | 12:47 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Proses pencocokan dan penelitian (Coklit) serta pemutakhiran data pemilih untuk Pemilu 2024 di Sumatera Utara dinilai masih amburadul.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Pakar DPW Partai Nasdem Sumut, Rahudman Harahap (RH), yang melihat ada berbagai persoalan dalam proses Coklit dan pemutakhiran data. Seperti data pemilih yang kurang akurat serta pengawasan yang tidak maksimal oleh jajaran Bawaslu.

"Masih banyak persoalan. Misalnya, KPU harusnya menyandingkan data DP4 (Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan) yang dikeluarkan Disdukcapil dengan DPT pemilu sebelumnya. Ini tidak terjadi di lapangan. Informasi yang saya dapatkan seperti itu, kata RH kepada wartawan, Selasa (14/3).


Tahapan Coklit dan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu 2024 yang sudah berlangsung sejak 12 Februari hingga 14 Maret 2023, harus mendapatkan perhatian serius. Untuk itu, Partai Nasdem Sumut akan mencermati kinerja jajaran KPU dan Bawaslu Sumut.

"Kesimpulan kami masih amburadul dan tidak memuaskan. Pengawas pemilu lebih parah lagi karena tidak ada instrumen pendukung dalam pengawasan. Jadi ya hanya sekadar melihat-lihat saja. Miris saya mendengar laporan dari lapangan, tutur RH, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Lebih lanjut, RH meminta agar persoalan daftar pemilih menjadi perhatian serius sehingga nanti tidak menjadi "bom waktu” yang akan meledak pada Pemilu 2024.

Karena, pendataan pemilih yang sempurna akan menjadi jaminan pemilu berlangsung jujur dan adil.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya