Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di hadapan 2.000 Bintara Pembina Desa (Babinsa) Wilayah Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Kodam VI/Mulawarman/Ist

Politik

Menhan Prabowo: Keamanan Negara Jamin Perdamaian dan Pertumbuhan Ekonomi

MINGGU, 12 MARET 2023 | 02:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komando teritorial adalah tulang punggung bagi pertahanan negara. Bahkan, komando teritorial adalah senjata rahasia rakyat Indonesia.

Begitu dikatakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di hadapan 2.000 Bintara Pembina Desa (Babinsa) Wilayah Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Kodam VI/Mulawarman (Mlw), Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (10/3).

“Komando teritorial adalah tulang punggung dari pertahanan negara dan merupakan senjata rahasia, di mana dengan komando teritorial, bangsa Indonesia mampu merdeka dan berhasil mengusir penjajah,” ujar Prabowo.


Sesuai dengan UU 34/2004 tentang TNI, Prabowo menyampaikan, sistem pertahanan Indonesia adalah hankamrata, yakni sistem pertahanan yang bersifat semesta.

Inti dari hankamrata, lanjut Ketua Umum Partai Gerindra itu, wujudnya adalah komando teritorial, yang dimulai dari Pangdam, Danrem, Dandim, Danramil kemudian Babinsa. Inilah tulang punggung pertahanan Indonesia.

Karenanya, kata Prabowo lagi, seluruh Babinsa di Indonesia akan mendapatkan kendaraan motor dinas untuk mendukung mobilitas. Termasuk melengkapi fasilitas alat komunikasi yang dapat menghubungkan langsung dengan komando atas dalam menjaga situasi aman.

“Negara aman menjamin perdamaian, dan perdamaian akan menjamin pertumbuhan ekonomi sehingga negara dapat menjadi makmur,” pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya