Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kasus Kekerasan Seksual di Akademi Dinas Militer AS Meningkat, Tertinggi Sejak 2006

SABTU, 11 MARET 2023 | 07:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Serangan dan pelecehan seksual telah terjadi di akademi militer AS. Laporan bahkan menyebutkan sepanjang 2021-2022 jumlah korban meningkat, setidaknya sejak tahun 2006.

Dikutip dari CBS, Jumat (10/3), hasil survei menyebutkan bahwa satu dari lima siswa perempuan mengaku mereka mengalami kontak seksual yang tidak diinginkan.

"Ada lonjakan sebesar 18 persen secara keseluruhan tentang serangan dan pelecehan seksual yang dilaporkan terjadi di akademi Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara," tulis CBS.


Direktur eksekutif Defense Force Resiliency Beth Foster mengungkapkan rasa kecewanya.

“Angka kami menunjukkan bahwa ini adalah perkiraan tingkat prevalensi serangan seksual tertinggi untuk perempuan dan laki-laki di akademi dinas militer sejak departemen mulai mengukur ini pada tahun 2006. Angka-angka ini sangat mengecewakan dan mengecewakan,” katanya.  

Peningkatan tersebut sebagian besar didorong oleh Angkatan Laut, yang memiliki hampir dua kali lipat jumlah serangan yang dilaporkan pada tahun 2022, dibandingkan dengan tahun 2021.

Survei yang dilakukan terhadap siswa menunjukkan peningkatan semua jenis kontak seksual yang tidak diinginkan, dari sentuhan hingga pemerkosaan, terjadi di banyak kelas. Disebutkan bahwa alkohol menjadi pemicunya.

Menurut pejabat AS, 155 siswa melaporkan penyerangan selama tahun ajaran 2022, sementara pada tahun sebelumnya, jumlahnya adalah 131.

Dari 155 itu, sebanyak 61 terjadi di Akademi Angkatan Laut AS, dan sebanyak 52 terjadi di Akademi Angkatan Udara di Colorado. Sementara 42 terjadi di Akademi Militer AS di West Point di New York.

Laporan itu sendiri belum secara resmi diumumkan ke publik. Diharapkan dalam waktu dekat angka kejahatan tersebut bisa segera rilis.  

Capitol Hill bereaksi marah atas peningkatan catatan serangan tersebut tetapi belum ada langkah-langkah lebih lanjut. Para pejabat berpendapat bahwa pendekatan yang baik bisa membantu korban untuk melaporkan kejahatan.

Pentagon mengeluarkan dua laporan setiap tahun tentang jumlah serangan seksual yang dilaporkan oleh siswa akademi militer dan oleh anggota dinas AS. Tetapi karena pelecehan seksual adalah kejahatan yang tidak dilaporkan, departemen juga melakukan survei anonim setiap dua tahun untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang masalah di antara siswa.

Para pemimpin Pentagon percaya bahwa survei tersebut memberikan gambaran yang lebih akurat tentang serangan dan faktor penyebabnya.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya