Berita

Ketua Umum DMI Jusuf Kalla (JK) saat menghadiri Rapimnas III/Ist

Politik

Dijaga Petugas Bersenjata Laras Panjang, Rapimnas DMI Capai Kata Mufakat

SELASA, 07 MARET 2023 | 17:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dewan Masjid Indonesia (DMI) selesai menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) III di Kantor Pengurus Pusat (PP) DMI, Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, DKI Jakarta pada Senin (6/3).

Ketua Umum DMI Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan, Rapimnas tersebut mencapai kesepakatan bersama seluruh pengurus wilayah. Salah satu kesepakatannya, adalah Muktamar DMI yang akan digelar setelah Pemilu 2024.

"Sudah selesai secara musyawarah dan mufakat. Walaupun ada sedikit perbedaan, tetapi pada prinsipnya semua setuju bahwa muktamar diselenggarakan setelah pemilu 2024," ujar JK dalam keterangannya, Selasa (7/3).


JK juga menyampaikan harapannya, agar masjid tetap bisa digunakan untuk kemaslahatan umat dalam memakmurkan jamaahnya.

"Harapan kita sebagai Dewan Mesjid bisa memakmurkan masjid harus kita makmurkan dan masjid sendiri harus bisa memakmurkan jamaahnya," tuturnya.

Senada dengan JK, Wakil Ketua Umum DMI Komjen Pol (Purn) Syafruddin sepakat apabila pelaksanaan Muktamar VIII sesuai dengan apa yang disampaikan pengurus wilayah berdasarkan kesepakatan yang tercantum dalam AD/ART.

"Semua aspirasi sudah disampaikan oleh Pimpinan Wilayah, muktamar akan dilaksanakan sesuai AD/ART," papar Syafruddin.

Sebelum digelar Rapimnas, terdapat pernyataan sikap tertulis dari 19 PW DMI yang tergabung dalam Forum Silaturahmi PW DMI se Indonesia kepada PP DMI untuk segera menyelenggarakan Muktamar VIII pada Juli 2023.

Hal ini, sebagaimana amanat AD/ART DMI pasal 23 dan Rapat Kerja Nasional DMI pada tanggal 10 November 2021 di Gedung PP DMI.

Adapu selama gelaran Rapimnas, di lokasi kegiatan terdapat petugas keamanan berjaga dengan membawa senjata laras panjang. Padahal, peserta Rapimnas yang hadir hanyalah para pengurus DMI dari seluruh wilayah di Indonesia.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya