Berita

Aksi protes kembali digelar di Yunani pada Sabtu, 4 Maret 2023, atas kecelakaan kereta api tragis yang menewaskan puluhan orang/Net

Dunia

Warga Yunani Demo, Salahkan Pemerintah atas Kecelakaan Kereta Api Mematikan

MINGGU, 05 MARET 2023 | 20:32 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Para pengunjuk rasa kembali mengekspresikan kekecewaannya atas kecelakaan kereta api tragis yang menewaskan 57 orang di Yunani.

Protes itu kembali digelar pada Sabtu malam (4/3) waktu setempat, dengan menyampaikan kritikan kepada pemerintah yang dianggap bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut.

Melalui spanduk dan teriakan, demonstran mengungkapkan kesedihan mereka. Mereka menuduh kecelakaan itu kejahatan yang terencana.


"Kecelakaan tersebut merupakan kejahatan terencana yang disebabkan oleh kebijakan yang lebih mengutamakan keuntungan daripada nyawa," kata eksekutif senior dari organisasi pemuda Partai Komunis Yunani (KNE), Theodoris Kostantis.

Ratusan pelajar dan warga dari segala usia bergabung dalam aksi yang diselenggarakan oleh KNE di Lapangan Syntagma pusat di Athena itu, dan di beberapa kota lain seperti Thessaloniki, Kalamata, Tripoli, Kavala, dan Larissa.

Dalam aksi protes itu, para pengunjuk rasa menegaskan kembali bahwa mereka akan memperkuat perjuangan mereka untuk menjadi “suara orang mati”.

“Kejahatan itu tidak boleh ditutup-tutupi,” teriak pengunjuk rasa, dimuat Anadolu Agency.

Aksi tersebut kembali digelar oleh ratusan masyarakat saat upaya pencarian korban kecelakaan kereta api Yunani akan segera diakhiri.

Pekerja kereta api juga sempat bergabung dalam aksi pemogokannya pada pekan lalu yang marah kepada pemerintah, karena jaringan kereta api mereka dinilai ketinggalan zaman, dan kurangnya pemeliharaan serta sistem keamanan akibat kekurangan dana, meski mereka telah membayar pajak yang tinggi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya