Berita

Ketua Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Arya Fernandes/Repro

Politik

CSIS: Parpol dan Kandidat Pilpres Rugi jika Pemilu 2024 Ditunda

JUMAT, 03 MARET 2023 | 23:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Respons publik makin banjir terhadap putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) yang memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunda Pemilu Serentak 2024. Salah satunya disampaikan Centre for Strategic and International Studies (CSIS).

Ketua Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Arya Fernandes menerangkan, dari segi politik, putusan PN justru bakal merugikan sejumlah pihak yang menjadi peserta pemilu.

“Kalau kita lihat diskursus penundaan ini (Putusan PN Jakarta Pusat untuk menunda Pemilu 2024) tentu tidak akan menguntungkan partai politik dan juga Capres atau Caleg,” ujar Arya dalam konferensi pers virtual, Jumat (3/3).


Di samping itu, Arya juga melihat kerugian bakal ditanggung partai politik (parpol) dari sisi anggaran.Karena,jika melihat putusan PN Jakpus, jika benar dilaksanakan, maka ongkos politik akan lebih banyak keluar.

“Tidak menguntungkan karena pembiayaan politik meningkat, dengan ketidak pastian itu partai politik dan kandidat dihadapkan pada situasi kesulitan melakukan kampanye,” tuturnya.

Maka dari itu, Arya memandang kepastian pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 mesti dijamin pemerintah.Karena di camping ada kerugian yang ditanggung parpol, sudah diamanatkan oleh konstitusi agar pemilu dilaksanakan setiap 5 tahun sekali.

“Dengan adanya kepastian pelaksanaan Pemilu dilakukan rutin lima tahun sekali penting supaya ada kepastian bagi partai politik, terutama dalam hal melakukan nominasi dan kandidasi kandidat,” demikian Arya menambahkan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya