Berita

Konsultan Kementerian Pertahanan Ukraina, Liubov Tsibulska, selama Webinar yang digelar LESPERSSI bertajuk "How The West Military Assistance Play a Role in Ukraine Resistance to Russia?" pada Kamis, 2 Maret 2023/Zoom

Dunia

Liubov Tsibulska: Ukraina Harus Dapat Dukungan Militer yang Cukup untuk Lumpuhkan Rusia

JUMAT, 03 MARET 2023 | 10:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pasokan persenjataan yang cukup untuk Ukraina akan membantu negara itu bertahan bahkan melawan balik serangan tentara Rusia.

Hal tersebut disampaikan oleh Konsultan Kementerian Pertahanan Ukraina, Liubov Tsibulska, selama webinar yang digelar LESPERSSI bertajuk "How The West Military Assistance Play a Role in Ukraine Resistance to Russia?" pada Kamis (2/3).

Dalam paparananya, Tsibulska mengatakan Ukraina tidak berminat untuk memperluas perang di Rusia dan hanya akan merebut kembali wilayah yang sudah diokupasi dan dianeksasi selama setahun terakhir.


Oleh sebab itu, satu-satunya cara untuk mendukung cita-cita Ukraina dalam menyediakan pasokan senjata yang cukup bagi tentara mereka.

"Kami perlu mendapatkan dukungan militer yang cukup. Sehingga dapat melakukan serangan balik dengan sangat efektif karena kreativitas kami di medan perang sangat termotivasi dengan semangat tanah air," jelas Tsibulska.

Lebih jauh Tsibulska mengungkap bagaimana taktik militer yang digunakan Rusia yang sangat kuno dan tidak manusiawi.

Ia menjelaskan bahwa selama perang, Rusia bahkan tidak mengambil mayat tentaranya yang telah tewas.

"Mereka membangun posisi pertahanan dengan mayat berserakan selama bulan-bulan musim dingin ini, dan semua laporan menunjukkan bahwa mereka bahkan tidak mengambil mayat dan tidak mengirim mereka ke kerabat mereka kembali ke Rusia," ungkap Tsibulska.

Oleh sebab itu, Tsibulska menyebut kebanyakan orang Rusia berperang bukan karena motivasi tanah air tetapi oleh rasa takut.

Sebab, Rusia memiliki unit rentetan, unit-unit itu berdiri di belakang garis pertama dari mereka yang bertempur dan personel yang mencoba mundur dari medan perang akan langsung di tembak.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya