Berita

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam/RMOL

Politik

Manuver Jokowi Potensi Munculkan Ketidakharmonisan di Tubuh PDIP

JUMAT, 03 MARET 2023 | 07:04 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

. Manuver politik Presiden Joko Widodo dianggap bisa menimbulkan benih-benih ketidakharmonisan di tubuh PDI Perjuangan, bahkan keretakan antar partai politik (Parpol) pendukung pemerintah.

Demikian disampaikan Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, menanggapi manuver politik yang dilakukan Jokowi, terakhir menggunakan PAN untuk memberi sinyal dukungan kepada Ganjar Pranowo.

"Jokowi tidak mampu dan masih berada di bawah bayang-bayang Megawati. Sehingga ia menggunakan partai internal koalisi, dalam hal ini PAN, untuk menyiratkan dukungan kepada salah satu kandidat Capres dan Cawapres," kata Saiful, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (3/3).


Dia menilai, dominasi Megawati masih belum terkalahkan oleh Jokowi, makanya dia menggunakan tangan Parpol lain untuk melakukan perlawanan terhadap ketua umum (Ketum) PDIP itu.

"Gaya-gaya Jawa Jokowi ini sangat kental, sehingga sudah dapat dipastikan ia lebih condong memberikan dukungan kepada Ganjar-Erick pada 2024," kata Saiful.

Akademisi Universitas Sahid Jakarta itu mengingatkan, tindakan Jokowi pasti menimbulkan konsekuensi. Selain menciptakan friksi, juga sangat mungkin membuahkan benih-benih ketidakharmonisan di tubuh PDIP.

"Selain itu juga menimbulkan keretakan antara Parpol pendukung pemerintahan yang telah memiliki jagoan masing-masing untuk Pilpres mendatang," pungkas Saiful.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya