Berita

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid/RMOL

Politik

PKB: Sudah Sepantasnya PDIP Tetapkan Capres Sendiri

SELASA, 28 FEBRUARI 2023 | 20:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan memberi sinyal menyodorkan kadernya untuk menjadi calon presiden dalam kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) 2024 jika nantinya akan berkoalisi dengan partai politik lain.

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid merasa PDI Perjuangan pantas mengusung calon presidennya sendiri. Alasannya, telah memenuhi ambang batas mengusung calon presiden sebesar 20 persen.

“Ya, memang sepantasnya PDIP capresnya. Sebab, faktanya, PDIP sudah cukup tanpa harus koalisi dengan partai dan bisa menetapkan capres sendiri, dari kalangan kader atau keluarga sendiri,” kata pria yang akrab disapa Gus Jazil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (28/2).


“Hemat saya, PDIP hanya perlu partai tambahan saja, dan capresnya sudah siap,” imbuhnya.

Disinggung mengenai apakah PKB ikhlas jika PDIP berkoalisi dengan capres dari PDIP, Jazil menjawabnya diplomatis.

“Belum terpikirkan,” tutupnya.
    
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menuturkan bahwa PDI Perjuangan menyiapkan dan mengusung kadernya sendiri dalam kontestasi Pilpres 2024.

Menurutnya, hal ini sebagai bukti PDIP merupakan partai politik yang menjalankan tugasnya untuk mencari, mendidik dan mempersiapkan calon pemimpin bangsa.

"Itu adalah tugas partai politik,” kata Hasto di Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (26/2).

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya