Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman/RMOL

Politik

Gerindra Hormati Sikap Politik PDIP

SELASA, 28 FEBRUARI 2023 | 17:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan membuka pintu berkoalisi. Syaratnya, calon presiden yang diusung dari internal PDIP.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menghormati keputusan PDIP jika ingin mengusung calon presidennya sendiri.

“PDIP partai sahabat kami dan kami menghormati sikap politik mereka. Itu idealisme dan kewenangan mereka yang sangat manusiawi. Wajar kalau semua partai ingin kadernya maju sebagai capres,” ucap Habiburokhman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (28/2).


Terkait syarat koalisi yang ditawarkan PDIP, Gerindra mengaku terbuka untuk membuka kerjasama politik dengan partai apapun.

“Tapi selama janur kuning belum dipasang, kami terbuka untuk bekerjasama, dengan partai apapun dalam mengajukan pasangan capres-cawapres tahun 2024,” katanya.

Sebab, kata Habiburokhman, peta politik bisa berubah-ubah, sehingga tidak menutup kemungkinan membuka peluang kerjasama.

“Orang sering bilang “soal jodoh ada di tangan Tuhan”, begitu juga dalam bidang politik. Kadang-kadang sesuatu yang tak diduga-duga, tak begitu direncanakan malah terwujud,” tutupnya.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menuturkan PDIP mempersiapkan dan mengusung kadernya sendiri dalam kontestasi Pilpres 2024.

Menurutnya hal ini sebagai bukti PDIP merupakan partai politik yang menjalankan tugasnya untuk mencari, mendidik dan mempersiapkan calon pemimpin bangsa.

"Itu adalah tugas partai politik,” kata Hasto di Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (26/2).

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya