Berita

Heru Budi Hartono dan Anies Baswedan /Ist

Politik

Hensat: Slogan "Sukses Jakarta untuk Indonesia" Pujian Heru buat Anies

SELASA, 28 FEBRUARI 2023 | 11:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penggunaan slogan "Sukses Jakarta untuk Indonesia" milik Pemprov DKI Jakarta yang dipinjam bakal calon presiden (Bacapres) Anies Baswedan menuai pro kontra.

Ada pihak menilai slogan itu bikinan Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, sedang saat Anies Baswedan menjabat gubernur DKI, slogan ibu kota "Jakarta Kota Kolaborasi". Ada juga yang menganggap sah-sah saja.

Terkait hal itu, pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, berpendapat, meski Anies Baswedan sudah selesai menjabat, namun prestasinya tetap dirasakan.


"Heru belum sukses, orang kerjaannya ngelanjutin kerjaan gubernur aja. Jadi yang sukses itu Anies. Heru kan baru beberapa bulan,"  kata Hendri, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (28/2).

Founder lembaga survei Kedai Kopi yang akrab disapa Hensat itu juga mengatakan, Heru Budi sendiri mengakui prestasi Anies. Sehingga slogan "Sukses Jakarta untuk Indonesia" sesungguhnya pujian untuk Anies.

"Pak Heru pernah bilang, Sukses di Jakarta untuk Indonesia. Jadi pak Heru sendiri mengakui prestasi Anies untuk Indonesia," pungkas Hensat.

Seperti diberitakan, Bacapres Anies Baswedan menyinggung tagline Sukses Jakarta untuk Indonesia yang dibuat Heru, saat menghadiri puncak Rakernas PKS, di Stadion Madya SUGBK, Jakarta Pusat, Minggu (26/2).

“Kini saatnya kita melangkah ke jenjang berikutnya, seperti tagline Pemprov DKI Jakarta yang baru beberapa bulan ini digunakan, tagline-nya berbunyi Sukses Jakarta untuk Indonesia. Kita bawa sekarang,” kata Anies, di depan ribuan simpatisan, kader dan pengurus PKS dari tingkat DPP, DPW hingga DPC.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya