Berita

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani/Net

Politik

Tidak Punya Hambatan dalam Berkoalisi, Muzani: Semua Partai adalah Kawan Gerindra

SENIN, 27 FEBRUARI 2023 | 20:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Gerindra yang saat ini bergerak bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya, tidak menutup pintu untuk mengajak partai politik lain bergabung.

Semakin banyak anggota koalisi, kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani, akan memudahkan langkah memenangkan Prabowo Subianto menjadi Presiden 2024.

"Kami tidak alergi dengan partai manapun, kami tidak punya hambatan dengan partai manapun, dan kami merasa semua partai adalah kawan Gerindra," ujar Ahmad Muzani dalam keterangannya, Senin (27/2).


Oleh karena itu, Muzani berharap, partai-partai yang memiliki kursi di DPR RI maupun partai baru, untuk bersatu mendukung Prabowo.

Wakil Ketua MPR RI itu, bahkan mengajak partai-partai yang sudah mendeklarasikan dukungannya kepada calon presiden tertentu untuk mendukung Prabowo di Pilpres 2024.

"Gerindra akan mengajak partai-partai yang sudah atau belum menentukan capresnya untuk bersama-sama kita bergabung bersama dalam koalisi mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden," katanya.

Muzani menegaskan, Indonesia adalah negara besar dengan keberagaman suku, budaya, dan bahasa. Sehingga memimpin Indonesia harus bersama-sama dengan kekuatan politik yang ada.

"Karena itu kami mengajak semua partai untuk dukung Pak Prabowo. Untuk apa? Untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa kita," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya