Berita

Mamat Alkatiri bersama Kaesang Pangarep (paling kiri)/Net

Politik

Yang Bagus dari Kaesang Komunikasinya, Bisa Mentertawakan Diri Sendiri

SENIN, 27 FEBRUARI 2023 | 04:57 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Politikus Partai Demokrat, Ardi Wirdamulia memuji sikap putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep yang menurutnya baik dalam berkomunikasi.

Hal ini dikatakan Ardi saat melihat video saat Kaesang diroasting oleh komikus Mamat Alkatiri dalam sebuah acara. Kaesang justru tertawa lebar ketika Mamat Alkatiri menyingung dinasti politik lantaran kakaknya Gibran bisa menjadi Wali Kota Solo lantaran bapaknya yaitu Joko Widodo menjadi Presiden RI.

“Salah satu hal yang bagus dari anak Jokowi ini (Kaesang) adalah cara komunikasinya.  Bisa mentertawakan diri dan yang paling penting, genuinely tidak mengambil jarak. Respect,” kata Ardi dalam unggahan di akun Twitternya, Minggu (26/2).


Dalam video berdurasi 1 menit 24 detik, terlihat Kaesang sedang bersama dengan tiga komedian atau pelawak, yakni Mohammed Yusran Farid Alkatiri alias Mamat Alkatiri, Bang Ijal, dan Muhammad Rizki Rakelna alias Rigen.

Awalnya, Kaesang mempertanyakan pendapat Mamat soal siapa sosok Presiden 2024 nantinya. Mamat pun menjawab bahwa presiden nantinya masih Joko Widodo, yang merupakan orang tua Kaesang dan Gibran.

"Ah 2024 presidennya, bukannya masih Pak Jokowi ya?" kata Mamat.

"Ya setelah itu, setelah itu," kata Kaesang.

"Oh setelah itu, Pak Jokowi lagi enggak," kata Mamat.

Mendengar percakapan itu, Bang Ijal menimpalinya dengan perkara "tiga periode". Pernyataan Bang Ijal itu membuat suasana menjadi sedikit riuh.

"Podcast ini buat kampanye tiga periode ya?" celetuk Mamat yang membuat Kaesang tertawa, serta Bang Ijal menyatakan setuju akan hal tersebut.

Akan tetapi, Rigen pun mengingatkan Mamat untuk tidak berbicara hal tersebut. "Mat, jangan ngomong begitu, saya sudah kontrak tiga ini," kata Rigen.

Setelah itu, Kaesang meminta tips dari Mamat tentang bagaimana caranya melakukan komedi, akan tetapi menyinggung orang. Mendengar itu, Mamat memberikan pendapatnya agar mengeluarkan fakta.

Mendengar jawaban Mamat, Kaesang kemudian meminta Mamat untuk memberikan contoh untuk menyinggung Presiden Jokowi. Namun, Mamat enggan melakukannya.

Melihat keraguan Mamat, Kaesang kemudian meminta agar Mamat menyinggung anaknya Presiden Jokowi yang juga kakaknya yakni Gibran yang menjabat sebagai Walikota Solo.

"Walikota Solo kalau tanpa bapaknya menjadi seorang presiden, apakah bisa dapat 90 persen suara di Solo?" tanya Mamat.

"Susah sih mungkin," jawab Kaesang.

"Iya makanya kalau ada orang yang bilang ini dinasti politik, sudah maklumin saja," timpal Mamat yang membuat Kaesang tertawa lebar.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya