Berita

Airlangga Hartarto /RMOL

Politik

Elektabilitas Melejit, Politikus Golkar: Airlangga Punya Peran Penting

JUMAT, 24 FEBRUARI 2023 | 10:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Meningkatnya elektabilitas Partai Golkar, bahkan mampu menggeser PDI Perjuangan yang ada di posisi puncak, disambut baik politikus Golkar, Christina Aryani. Meski begitu partainya lantas berpuas diri.

“Kami menyambut positif hasil survei itu, tapi tidak lalu berpuas diri dan mengurangi kerja-kerja di masyarakat yang sejak November lalu memang diintensifkan seluruh kader Partai Golkar,” kata Christina Aryani, kepada Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Jumat (24/2).

Menurut anggota Komisi I itu, naiknya elektabilitas Golkar dalam temuan terbaru Laboratorium Suara Indonesia (LSI), sejalan dengan hasil beberapa lembaga survei nasional belakangan ini.


Dia mencontohkan survei Litbang Kompas soal meningkatnya kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan yang sebelumnya dari 62,1% pada Oktober 2022, meningkat ke 69,3% di Februari 2023.

Sektor ekonomi, kata dia, menjadi satu dari empat sektor/indikator yang menyumbang peningkatan kepuasan publik itu.

“Sudah jadi pengetahuan bersama bahwa Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto (Ketua Umum Partai Golkar), memegang peranan penting menjalankan kebijakan ekonomi Presiden Jokowi,” tuturnya.

Atas dasar itu Christina meyakini salah satu faktor penting meningkatnya elektabilitas Partai Golkar karena sosok Airlangga Hartarto.

“Tentunya kepuasan publik atas kinerja ekonomi pemerintah akan membawa imbas positif bagi elektabilitas Partai Golkar,” demikian Christina.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Laboratorium Suara Indonesia, Albertus Dino, mengatakan, pada survei terbaru yang ia lakukan, Golkar diperkirakan menang jika Pemilu 2024 digelar hari ini.

Pasalnya elektabilitas Partai Golkar, perlahan tapi pasti, berada di tren positif hingga mampu menggeser elektabilitas PDIP.

"Tingkat elektoral Partai Golkar mencapai 18,2 persen, disusul PDIP dengan tingkat elektoral 16,9 persen," urai Albertus Dino, dalam keterangannya, Kamis (23/2).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya