Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Ganjar Kalah Dukungan dari Airlangga di Musra Relawan Jokowi, PDIP Alami Tekanan?

KAMIS, 23 FEBRUARI 2023 | 10:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Mayoritas dukungan relawan Joko Widodo di Musyawarah Rakyat (Musra) XVII kepada Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, dinilai sebagai representasi sikap politik 2024 yang melawan hegemoni PDI Perjuangan.

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai hasil Musra XVII di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada 12 November 2022 lalu itu bisa mempengaruhi sikap PDIP dalam menentukan calon presiden (capres) pada 2024 mendatang.

“Ini akan dipelajari oleh PDIP, akan turut memberi dilema bagi partai,” ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (23/2).


Menurut Efriza, PDIP tengah menghadapi dilema setelah hasil Musra relawan Jokowi diumumkan, karena dukungan mayoritas mengarah ke Airlangga. Salah satu dilemanya terkait keputusan mengusung kader internal partai banteng moncong putih.

Sebab ia mengamati, nama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, hanya mendapat dukungan 17,98 persen. Berada di bawah Airlangga (21,98 persen) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (18,93 persen).

Di sisi lain, PDIP juga dalam posisi dilematis mengusung kader potensial lainnya, Ketua DPR RI Puan Maharani, karena elektabilitasnya tak kunjung terdongkrak. Ditambah hasil Musra relawan Jokowi yang mendukung putri Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri itu hanya 1,33 persen.

“Dukungan relawan Jokowi sudah menyusut tajam ketika Ganjar tidak lagi jadi pilihannya, sedangkan mengajukan Puan Maharani potensi menangnya kecil,” tambahnya.

“Inilah kecerdasan dari hasil Musra Relawan Jokowi, mereka dapat memengaruhi KIB, juga dapat menekan PDIP yang sedang berada dalam kesombongan sebagai partai Pemerintah,” tandas Efriza.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya