Berita

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Foto: RMOL)

Politik

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

JUMAT, 24 APRIL 2026 | 15:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dinilai menjadi beban bagi Presiden Prabowo Subianto dalam menangani persoalan energi nasional.

Itu karena terlihat saat Indonesia menghadapi gangguan pasokan energi akibat tertahannya dua kapal milik Pertamina di Selat Hormuz, Iran.

Kondisi tersebut memaksa pemerintah mencari sumber energi alternatif dari negara lain guna mengantisipasi kekurangan dalam negeri.


Sayangnya, Presiden Prabowo Subianto harus mengambil langkah sendiri keliling negara-negara sahabat untuk mencari stok minyak. Tugas yang seharusnya menjadi tanggung jawab Bahlil sebagai pembantu presiden.

“Seharusnya Bahlil sebagai Menteri ESDM yang berkeliling untuk mendapatkan energi. Nyatanya hal itu justru yang melakukannya Presiden Prabowo dengan mengunjungi Jepang dan Rusia,” ujar Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, kepada RMOL, Jumat, 24 April 2026.

Jamiluddin menilai, langkah Presiden Prabowo mengambil alih peran tersebut menunjukkan ketidakmampuan Bahlil dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Menteri ESDM.

“Sebagai menteri ESDM, Bahlil seharusnya malu manakala bidang kerjanya diambil alih presiden. Hal ini menunjukkan ketidakmampuan Bahlil dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai ESDM,” tegasnya.

Jamiluddin juga menyoroti rendahnya posisi tawar Bahlil di tingkat internasional. Menurutnya, hal itu berpengaruh terhadap kemampuan Indonesia dalam mendapatkan pasokan energi dari negara lain.

Ia menambahkan, kondisi tersebut mengindikasikan Bahlil tidak memiliki jaringan yang kuat dengan para menteri energi di berbagai negara, sehingga tugas strategis itu akhirnya diambil alih langsung oleh Presiden.

“Semua itu menunjukkan Bahlil memang tak punya kapasitas sebagai menteri ESDM. Karena itu, sangat logis bila Prabowo mereshuffle-nya. Bila tidak, Bahlil akan terus menjadi beban bagi Presiden Prabowo,” pungkasnya.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya