Berita

Pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga/Ist

Politik

Jika PDIP Gabung KIB, PAN dan PPP Kemungkinan Geser ke KKIR

SELASA, 21 FEBRUARI 2023 | 17:18 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Koalisi Indonesia Bangkit (KIB) diprediksi akan bubar. Hal itu bisa terjadi kalau masing-masing partai politik di dalamnya ngotot untuk mencalonkan presiden. Potensi ini makin besar apabila PDI Perjuangan jadi bergabung ke KIB.

Pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga berpendapat, jika PAN dan PPP memisahkan diri, PDIP punya peluang untuk berkoalisi dengan Partai Golkar saja. Terlebih, dua partai besar ini sudah memenuhi syarat ambang batas presiden 20 persen.

Mantan Dekan FIKOM IISIP ini menambahkan, keinginan PAN mengusung Ganjar Pranowo akan menjadi kendala PDIP untuk bergabung di KIB. Sehingga PAN pun berpotensi keluar dari koalisi tersebut.


“Ada kemungkinan PAN dan PPP bergabung ke KKIR bersama Prabowo. Namun kemungkinan ini kecil, karena Jokowi tidak akan mau bertentangan dengan PDIP. Hal ini akan membuat PPP dan PAN mengalah,” tutur Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (21/2).

Oleh karena itu, Jamiluddin masih melihat kemungkinan KIB tetap utuh bersama PDIP. Hanya saja, kalau koalisi tersebut mengusung Puan-Airlangga atau sebaliknya, peluang menang memang relatif kecil.

“Sebab, baik Puan maupun Airlangga, elektabilitas hingga saat ini sangat rendah,” tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya