Berita

Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan pada acara Harlah PPP/Net

Politik

Jokowi Intervensi PPP agar KIB Ikut Endorse Prabowo?

SELASA, 21 FEBRUARI 2023 | 13:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gelagat Presiden Joko Widodo mendukung Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, untuk menjadi calon presiden (capres) pada 2024 ditunjukkan dalam momen hari ulang tahun (harlah) PPP, di ICE BSD City, Tangerang, Kamis pekan lalu (16/2).

Pengamat politik Citra Institute, Efriza menerangkan, bahasa politik Jokowi di momen itu patut diperdebatkan. Karena mempertanyakan siapa sosok internal maupun eksternal yang akan diusung PPP sebagai calon presiden (capres).

“Jelas secara tidak langsung, Jokowi dalam komunikasinya, itu telah melakukan intervensi kepada PPP, meski dengan bahasa terselubung, namun sarat makna,” ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (21/2).


Menurutnya, tak dapat dipungkiri pascakonflik internal PPP pada pertengahan tahun lalu, Jokowi merestui partai berlambang ka'bah itu diselamatkan dengan tak langsung mengamini keterpilihan Muhammad Mardiono sebagai Plt Ketua Umum yang juga menjabat Dewan Pertimbangan Presiden.

“Tak mungkin Mardiono tak berkomunikasi dengan Presiden Jokowi, saat dalam proses ‘penyelamatan PPP’ tersebut,” tuturnya.

Maka dari itu, Dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Dr Sutomo ini meyakini, pernyataan Jokowi pada Harlah PPP, menyebut Prabowo capres di awal pidatonya, adalah upaya tidak langsung meng-endorse Menteri Pertahanan itu.

“Itu agar membawa wacana ini ke dalam PPP, dan dibawa juga dalam pembicaraan di KIB (Koalisi Indonesia Bersatu),” demikian Efriza.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya