Berita

Sebanyak 21 anggota dari tim kesehatan Korea Selatan dikerahkan untuk membantu pemulihan korban gempa Turki/Korea Herald

Dunia

Tim Gelombang Kedua Korsel untuk Bantuan Gempa Tiba di Turki

JUMAT, 17 FEBRUARI 2023 | 17:19 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Tim bantuan kedua dari Korea Selatan (Korsel) tiba di Turki pada Jumat (17/2), untuk menggantikan pasukan pertama yang telah membantu upaya penyelamatan selama lebih dari seminggu.

Kementerian Luar Negeri Korsel mengumumkan, pergantian tim yang terdiri dari 21 pakar kesehatan itu telah sesuai dengan keinginan dari pihak Turki. Turki meminta pengerahan pasukan kesehatan untuk pemulihan korban gempa dalam jangka menengah dan jangka panjang.
"Tim kedua akan fokus pada kegiatan restorasi di masa depan seperti yang diminta oleh pemerintah Turki," ujar Menteri Luar Negeri Park Jin.

Berdasarkan laporan dari Korea Herald, tim kedua juga akan membawa bantuan tambahan yang terdiri dari dua pesawat yang membawa 1.030 tenda, 3.260 selimut, dan 2.200 kantung tidur.

Berdasarkan laporan dari Korea Herald, tim kedua juga akan membawa bantuan tambahan yang terdiri dari dua pesawat yang membawa 1.030 tenda, 3.260 selimut, dan 2.200 kantung tidur.
Kini, sekitar 118 tim pertama yang sebagian besar berasal dari petugas penyelamat militer dan pemadam kebakaran mulai bergegas pulang ke negara asalnya, setelah mereka berhasil menyelamatkan delapan warga dari reruntuhan.

Sejauh ini, laporan dari Kementerian Luar Negeri Turki, beberapa tim penyelamat dari seluruh dunia mulai menyelesaikan misinya dan meninggalkan Turki. Namun, saat ini tercatat sebanyak 7.098 personel dari 74 negara, masih tetap berada di lokasi bencana.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya