Berita

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi/Net

Politik

PDIP Terlalu Gamang Umumkan Capres, Jadi Jangan Iri Kalau Koalisi Lain Sudah Melangkah Jauh

MINGGU, 05 FEBRUARI 2023 | 12:41 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

PDI Perjuangan dianggap terlalu gamang dan lamban untuk mengumumkan calon presiden (capres). Sehingga, partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu seharusnya tidak iri ketika koalisi lain sudah laju dan melangkah jauh melakukan konsolidasi dan sosialisasi capresnya.

"PDIP terlalu gamang dan lamban umumkan capresnya. Jadi jangan lah iri kalau koalisi lain sudah laju dan melangkah jauh konsolidasi dan sosialisasi capresnya," ujar Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (5/2).

Muslim menilai, PDIP sudah tertinggal jauh dari Partai Nasdem yang mengusung Anies Baswedan sebagai capres. Apalagi Partai Demokrat dan PKS akan segera menyusul mendeklarasikan Anies.


"Bahkan terdengar dari KIB (Koalisi Indonesia Bersatu) mau merapat ke Koalisi Perubahan. Semua itu karena lambannya PDIP umumkan capresnya," kata Muslim.

Muslim pun mengaku heran, PDIP malah terlihat mengganggu partai dan capres yang sudah dideklarasikan dengan narasi permusuhan.

"Itu cerminan tidak dewasa dalam berdemokrasi dan dalam berpolitik," pungkas Muslim.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya