Berita

Pertemuan elite PKS dan Nasdem di Nasdem Tower, Jakarta, Jumat (3/2)/RMOL

Politik

Safari Politik Nasdem-PKS-Demokrat Membayar Kontan Isu Keretakan Koalisi Perubahan

SABTU, 04 FEBRUARI 2023 | 08:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Safari politik Nasdem, PKS, dan Demokrat menandakan Koalisi Perubahan lebih unggul dibanding koalisi partai politik lain jelang Pilpres 2024. Apalagi, baru koalisi ini yang sudah resmi menyatakan dukungan kepada bakal calon presiden, yakni kepada Anies Baswedan.

"Ini salah satu keunggulan poros perubahan dibandingkan koalisi lain yang masih belum punya kepastian dalam mendukung bakal capres," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Power, Ikhwan Arif kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (4/2).

Safari politik yang dilakukan Nasdem, PKS, dan Demokrat memperlihatkan bentuk keseriusan ketiga parpol tersebut dalam mendukung Anies Baswedan sebagai bakal capres potensial. Ketiga partai semakin percaya diri setelah secara terbuka mendeklarasikan dukungannya kepada Anies.


Safari politik Koalisi Perubahan juga sekaligus membantah isu keretakan koalisi pendukung Anies. Safari politik ini, menunjukkan soliditas ketigas partai dalam mengusung Anies.

"Menurut saya safari politik yang dilakukan ketiga partai sebagai bentuk balasan langsung terhadap isu-isu yang mengatakan poros perubahan renggang setelah PKS dan Demokrat secara resmi mendeklarasikan Anies," tutupnya.

Anies Baswedan resmi dideklarasikan sebagai bakal capres 2024 oleh Nasdem sejak 3 Oktober 2022. Pada Senin (30/1), giliran PKS didampingi Partai Demokrat menyatakan dukungan kepada pencalonan Anies Baswedan untuk Pilpres 2024.

Ketiga parpol yang tergabung dalam Koalisi Perubahan ini pun intens melakukan pertemuan. Bahkan dari Nasdem, PKS, dan Demokrat, telah membentuk Tim Kecil Koalisi Perubahan untuk mematangkan pencalonan Anies.
Terbaru, jajaran elite PKS bertandang ke Nasdem Tower, Jakarta untuk sowan ke Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh, Jumat (3/2).

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya