Berita

Edgardo Greco/Net

Dunia

Nyamar Jadi Tukang Pizza, Mafia Italia Ditangkap Usai Buron 16 Tahun

JUMAT, 03 FEBRUARI 2023 | 16:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Seorang buronan dari organisasi mafia 'Ndrangheta di Italia, Edgardo Greco, dilaporkan telah berhasil ditangkap usai pelarian selama 16 tahun.

Menurut laporan The National, Greco yang saat ini berusia 63 tahun ditangkap di Prancis pada Kamis (2/2). Kini ia ditahan di Saint-Etienne.

Disebutkan Greco kabur ke Prancis sejak tahun 2014. Ia pernah menyamar sebagai pembuat pizza dan menjalankan restoran dengan nama samarannya, Paolo Dimitrio.


Greco pernah terlibat dalam dua pembunuhan pada 2006 lalu, dan percobaan pembunuhan terhadap Emiliano Mosciaro dalam perang antar geng pada awal 1990-an lalu.

Penangkapan Greco terjadi seminggu setelah polisi Italia mengatakan telah membongkar jaringan mafia 'Ndrangheta, salah satu kelompok mafia paling kuat yang mendominasi sebagian besar wilayah Calabria selatan, Italia.

Polisi juga telah menyita aset senilai lebih dari 270 juta dolar AS (Rp 4 triliun) dari jaringan mafia yang memiliki ikatan kuat perdagangan kokain dari Eropa ke Amerika Selatan itu.

Melalui operasi interpol yang dinamakan Kerja Sama Melawan Proyek 'Ndrangheta, sejauh ini sebagian besar anggota dari mafia itu telah diciduk oleh aparat keamanan.

"Sebanyak 56 orang sudah dipenjara, menjalani penyelidikan kriminal atas serangkaian kejahatan termasuk konspirasi terkait mafia, pemerasan, penculikan, penyuapan, dan kepemilikan senjata," kata polisi dan jaksa penuntut.

Menurut Menteri Dalam Negeri Italia, Matteo Piantedosi, penangkapan itu menunjukkan komitmen negaranya untuk memerangi segala bentuk kejahatan yang terorganisir dan menemukan buronan berbahaya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya