Berita

Wasekjen DPP PDIP Sadarestuwati saat ditemui wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/2)/RMOL

Politik

PDIP Buka Kemungkinan Reuni Parpol Pendukung Pemerintah Bakal Koalisi di 2024

KAMIS, 02 FEBRUARI 2023 | 18:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP PDIP membuka peluang agar partai-partai pendukung pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) kembali berkoalisi di Pemilu 2024.

“Ya iyalah,” kata Wasekjen DPP PDIP Sadarestuwati kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/2).

Namun, ditegaskan Sadarestuwati, PDIP belum membicarakan soal wacana tersebut di internal. Sebab, urusan Pemilu 2024 sepenuhnya menjadi hak prerogratif Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.  


“Kalau itu belum, belum ada pembahasan. Kembali lagi bahas yang begitu, itu Ibu Ketua Umum sebagai penentu tentunya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Sadarestuwati menyebut PDIP pada prinsipnya terbuka dengan semua parpol termasuk harapan Partai Gerindra yang ingin koalisi lebih besar. “Yang namanya politik itu semuanya serba mungkin, politik saat ini juga sangat cair,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Habiburrokhman menginginkan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) pun berharap pihaknya tidak hanya dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), akan tetapi partai politik lainnya pun bisa bergabung hingga terbentuk koalisi yang lebih besar.

“Ya kita berharap lah semua pintu masih terbuka ya, kita pingin, kami pingin koalisi yang besar tidak hanya Gerindra-PKB, juga melibatkan pihak-pihak lain,” kata Habiburrokhman kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/2).

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya