Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Politik

Punya Daya Pikat Kuat, Erick Bisa Bikin Koalisi Parpol Makin Erat

RABU, 01 FEBRUARI 2023 | 21:33 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapabilitas Menteri BUMN Erick Thohir menjadikannya sosok calon wakil presiden (cawapres) yang memiliki daya pikat elektoral kuat. Hal tersebut mampu membuat koalisi partai politik (parpol) semakin erat menuju Pilpres 2024.

"Erick Thohir mampu mengambil peran moderat, bahkan menjadi perekat koalisi," kata Pengamat Politik Yuari Prayanto, kepada wartawan di Jakarta, Rabu (1/2).

Dia menyebutkan, karakteristik Erick Thohir mudah diterima oleh berbagai kalangan masyarakat. Hal demikian tentu semakin membuat Erick Thohir mendapatkan tingkat keterpilihan pada Pilpres mendatang.


Dia menambahkan kemampuan Erick Thohir dalam memimpin sudah banyak teruji membawa dampak positif. Situasi tersebut tentu semakin membuatnya begitu dipercaya untuk maju pada pertarungan elektoral cawapres.

Kondisi demikian, dia melanjutkan, semakin membuat peluang Erick Thohir maju Pilpres terbuka lebar. Apalagi Erick Thohir merupakan sosok yang punya latar belakang bukan berasal dari parpol.

Tidak hanya itu, Erick Thohir juga dikenal sebagai figur nasional yang dekat dengan banyak parpol. Hubungan baik tersebut kerap ditunjukkan dengan menghadiri beberapa agenda internal parpol.

"Di sinilah letak keunggulan Erick Thohir yang memang dekat dengan semua partai," kata Yuari.

Maka itu, dia menilai, keberadaan Erick Thohir akan membawa dampak positif elektoral terhadap parpol pengusung. Meski nantinya dengan siapapun partai pengusung Erick Thohir untuk Pilpres mendatang.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya