Berita

Konsolidasi Golkar Kota Bogor/RMOLJabar

Nusantara

Bacaleg Golkar Dapil Bogor Utara Diingatkan Tak Terjun di Kolam yang Sama

MINGGU, 29 JANUARI 2023 | 01:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

DPD Golkar Kota Bogor melalui PK Bogor Utara melakukan Konsolidasi Kepartaian bersama bakal calon legislatif (bacaleg) dan bina wilayah (binwil), serta pengurus partai tingkat kelurahan hingga RT dan RW di salah satu rumah makan di Jalan Ks Tubun, Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Sabtu (28/1).

Sekretaris DPD Golkar Kota Bogor, Mochamad Aleksander mengatakan, konsolidasi kepartaian merupakan kegiatan politik partai Golkar dan wajib dilakukan oleh semua pengurus partai tingkat kecamatan (PK) di Kota Bogor, dan kali ini dilakukan di wilayah Bogor Utara.

"Ini lokasi keempat konsolidasi kepartaian tingkat kecamatan. Kemudian, kita lanjut di Kecamatan Bogor Timur, dan Kecamatan Bogor Selatan nanti," ujar Mochamad Aleksander kepada Kantor Berita RMOLJabar.


Pria yang karib disapa Alek ini menjelaskan, konsolidasi kepartaian ini lebih kepada pemetaan politik di kelurahan masing-masing, agar nantinya bisa mengetahui para pimpinan kecamatan, kelurahan dan fungsionaris bina wilayah peta politik yang akan dihadapi oleh mereka (bacaleg) di kampanye Pemilu 2024.

"Kita sudah memiliki basis data terpadu, jangan sampa nanti baik itu Golkar secara kepartaian maupun individu masing masing bakal calon legislatif itu tidak tepat sasaran, yang mengakibatkan tidak naiknya raihan suara  Golkar," jelasnya.

Kemudian, Ia juga mengingatkan kepada para bacaleg untuk tidak berperang atau memancing di kolam yang sama. Sebab, itu berdampak turunnya suara partai. Sebagai contoh terjadi di Pemilu sebelumnya, di mana pada Pemilu 2014 lalu partai Golkar di Bogor Utara mencapai 12 ribu suara, tetapi pada 2019 turun menjadi 10 ribu suara.

"Tadi juga kita sampaikan ke semua bacaleg, bahwa di Pemilu 2019 lalu ada calon A masuk ke wilayah calon B, ini berdampak turunnya suara. Makanya arahan dari Ketua DPD, para bacaleg ini ditugaskan untuk melakukan bina wilayah di domisilinya masing-masing dulu, tidak boleh keluar agar tidak saling tumpang tindih antarbacaleg," tuturnya.

"Nah, di Bogor Utara target itu minimal suara sebanyak 18 ribu untuk mendapat 2 kursi. Jadi, kami ingatkan para bacaleg jangan berperang atau memancing di kolam yang sama karena itu menurunkan suara, jadi kita harus kompak," imbuhnya.

Senada, Koordinator Wilayah (Korwil) Partai Golkar Dapil Bogor Utara, Oyok Sukardi mengatakan, bahwa bacaleg di Partai Golkar jangan saling sikut atau serakah masuk ke wilayah yang sudah dipetakan oleh kader (bacaleg) dari internal partai.

"Ini pernah dialami oleh saya pada saat Pemilu 2019 lalu, di mana kala itu saya datang ke salah satu wilayah (kelurahan) dengan target minimal 100 suara, tetapi tiga hari kemudian ada caleg dari kader (Golkar) yang datang ke wilayah tersebut. Nah, dengan seperti itu berdampak terhadap capaian suara," kata Oyok.

Anggota DPRD Kota Bogor yang kini duduk di Komisi II itu pun meminta kepada semua bacaleg yang akan bertarung di Pileg 2024 untuk intens melakukan komunikasi sesama calon lain yang ada di Golkar, supaya tidak miskomunikasi atau kejadian yang dialami olehnya tidak terulang kembali. 

Konsolidasi Partai Golkar Bogor/RMOLJabar

"Kita harus kompak, dan harus saling berkomunikasi satu sama lain, supaya para bacaleg yang berjumlah 9 orang ini dapat mendongkrak suara Golkar di Bogor Utara," tegasnya.

Sementara itu, Ketua PK Golkar Bogor Utara, Agus Murjito menyampaikan bahwa pihaknya siap menjalankan arahan dari DPD Golkar Kota Bogor untuk meraih 2 kursi di dapil Bogor Utara pada Pemilu 2024 nanti.

"Tentu ini bekerja tidak bisa sendiri, harus secara struktural supaya apa yang diinginkan oleh Ketua DPD Golkar Kota Bogor itu tercapai," ucapnya.

Agus memaparkan, pengurus partai di Bogor Utara, mulai tingkat kelurahan hingga RT dan RW sudah memiliki target masing-masing, yaitu 30 suara per pengurus, sedangkan pengurus di Bogor Utara kurang lebih ada 24. Jadi kalau dikali 8 kelurahan yang ada di Bogor Utara maka suaranya bisa mencapai 6 ribu.

"Itu baru target pengurus, belum ditambah target dari tim masing-masing binwil, termasuk pokar tingkat RT dan RW, maka dengan target 18 ribu suara di Bogor Utara saya rasa bisa dicapai oleh teman-teman dan saya optimis," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya