Berita

Aktivis kemanusiaan asal Papua, Natalius Pigai/RMOL

Politik

Minta Kepala Daerah Tidak Diselidiki APH, Pigai: Jangan Dengar Bisikan Politisi Busuk!

JUMAT, 27 JANUARI 2023 | 15:03 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M. Tito Karnavian yang meminta agar Aparat Penegak Hukum (APH) tidak memanggilnya untuk diperiksa dalam suatu kasus hukum menuai kritik.

Salah satunya dari mantan anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Natalius Pigai. Pasalnya ia berpendapat, pernyataan Tito tersebut tidak sesuai dengan falsafah pembentukan negara Indonesia.

"Mendagri (Tito) atau pemerintah harus tunduk pada hukum NKRI, karena ini negara hukum bukan negara kekuasaan," ujar Pigai kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jmat (27/1).


Lebih lanjut, pegiat HAM asal Papua ini meminta agar pemerintah tidak menunjukan wajah yang anti terhadap penegakan hukum, justru bisa memastikan pelaksanaan penegakan hukum berjalan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Berhentikan kepala daerah yang sudah tersangka. Jangan downgrade kehebatan dan kecerdasan hanya karena mendengar bisikan politisi busuk," demikian Pigai menambahkan.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya