Berita

Tim penyelamat saat mencari sembilan korban lainnya yang tenggelam di lepas pantai Nagasaki, Jepang barat pada Rabu, 25 Januari 2023/AP

Dunia

Sempat Diselamatkan, Delapan Awak Kapal Hongkong yang Tenggelam di Perairan Jepang Tewas

JUMAT, 27 JANUARI 2023 | 11:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Delapan dari 13 awak kapal kargo yang sempat berhasil diselamatkan setelah tenggelam di perairan Jepang pada Rabu (25/1) kemarin, dipastikan telah meninggal dunia.

Hal ini disampaikan oleh Konsulat Jenderal China di Fukuoka pada Kamis (26/1), yang mengumumkan bahwa enam warga negaranya tewas dalam insiden tersebut.

"Lima anggota awak, termasuk empat warga negara China dan seorang warga negara Myanmar, selamat, dengan sembilan lainnya masih hilang," kata otoritas China yang dimuat Shine.


Duta Besar Tiongkok untuk Jepang Kong Xuanyou telah mengerahkan sekelompok anggota staf konsulatnya untuk mengunjungi para korban yang berhasil diselamatkan oleh Kantor Penjaga Pantai Nagasaki, dengan mengirimkan kebutuhan sehari-hari mereka kepada anggota awak Tiongkok.

Menurut Cheng Yan, wakil konsulat jenderal China di Fukuoka, mereka akan membantu para korban selamat untuk dipulangkan lagi kerumahnya masing-masing, dan meminta otoritas Jepang untuk terus membantu penyelamtan.

"Kami telah meminta pihak Jepang untuk terus mencari para pelaut yang hilang dan menangani akibatnya," ujarnya.

Kapal kargo bernama Jintian, yang berasal dari Hong Kong, terbalik dan tenggelam di lepas pantai Nagasaki, Jepang barat, dengan 22 awak kapal tercatat berada di dalam kapal itu, termasuk 14 warga negara China dan delapan warga negara Myanmar.

Penyelamatan sebelumnya telah dibantu oleh otoritas Jepang dan Korea Selatan, kini tim penyelamat masih berusaha untuk mencari sembilan orang lainnya yang masih hilang.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya