Berita

Ketua Badan Pengembangan Inovasi Strategis PBNU Zannuba Arifah Chafsoh Rahman Wahid/RMOL

Politik

Yenny Wahid: Pembakaran Al Quran Bukan Kebebasan Berpendapat, tapi Hate Crime

SENIN, 23 JANUARI 2023 | 09:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pembakaran mushaf Al Quran oleh politisi Swedia, Rasmus Paludan tidak bisa dibenarkan. Sebab, tindakan politisi sayap kanan Swedia-Denmark tersebut sudah masuk hate crime.

Menurut Ketua Badan Pengembangan Inovasi Strategis PBNU Zannuba Arifah Chafsoh Rahman Wahid atau Yenny Wahid, pembakaran Al Quran bukan kebebasan berpendapat atau freedom of speech.

“Ini sudah masuk dalam kategori hate crime atau kejahatan berdasar kebencian. Dalam hal ini kebencian terhadap sebuah keyakinan tertentu,” tegas Yenny Wahid kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (23/1).


Oleh karenanya, sudah sewajarnya Indonesia mengecam keras tindakan Rasmus karean bisa menciptakan konflik di masyarakat.

Selain itu, putri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini meminta kepada Pemerintah RI mengambil langkah tegas terhadap Swedia.

“Pemerintah bisa memanggil Dubes-nya dan menyampaikan sikap kita,” tutupnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya