Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Net

Politik

Ketum Airlangga: Golkar Rajanya Proporsional Tertutup, tapi Kami Ingin Jaga Demokrasi

SABTU, 21 JANUARI 2023 | 21:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Upaya dari sejumlah pihak yang ingin mengembalikan sistem pemilu dari tangan rakyat kepada pimpinan partai melalui sistem proporsional tertutup direspons serius Partai Golkar.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, pihaknya telah menginisiasi pernyataan sikap penolakan sistem proporsional tertutup yang bersama delapan partai politik. Sebab, kata Airlangga, Golkar berkomitmen untuk menjaga demokrasi.

Dikatakan Airlangga, sejarah mencatatkan Golkar adalah "raja" pilihan tertutup. Tetapi, atas nama demokrasi Golkar menolak sistem tertutup diberlakukan lagi.


"Kita berpengalaman menangani berbagai pemilu dengan pemilihan tertutup di era Orde Baru bahkan di era reformasi di tahun 2004 Golkar juaranya. Tetapi kami ingin menjaga demokrasi,” tegas Airlangga saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Partai Golkar Wilayah Sumatera Bagian Utara di Pekanbaru, Riau, Sabtu (21/1), Sabtu (21/1).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menuturkan, Golkar juga ingin konsisten memberi kedaulatan tetap di tangan rakyat.

Dia mengungkapkan, mayoritas partai sudah sepakat tidak mengubah UU 7/2017 tentang Pemilu tahun ini. Hal ini dilakukan agar tetap menjaga regulasi yang digunakan sebagai dasar Pemilu 2024 tetap sama dan tak diubah tiap tahun.

“Jadi kita sudah ada komitmen antarpartai politik tidak setiap tahun, aturan pemilu diubah-ubah. Jadi tentu ini kita harus dijalankan secara konsisten apalagi kalau istilah di sepak bola peluit sudah diberikan,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya