Berita

Ekonom senior DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Pada Waktunya akan Terbuka, Sri Mulyani Hanya Jadi Beban Indonesia

KAMIS, 19 JANUARI 2023 | 11:44 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Utang Indonesia yang naik secara signifikan pada akhir Desember 2022 menuai kritik dari berbagai kalangan. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat utang mencapai Rp 7.733,99 triliun per 30 Desember 2022.

Catatan ini terbilang naik drastis jika dibandingkan dengan November 2022 yang sebesar Rp 7.554,25 triliun atau naik Rp 179,74 triliun. Artinya utang naik Rp 6 triliun per hari dan kini rasionya sudah mencapai 39,57 persen terhadap PDB.

Ekonom senior DR. Rizal Ramli yang sedari awal sudah mewanti-wanti agar pemerintah tidak ugal-ugalan dalam berutang pun kini pada sebuah kesimpulan. Bahwa kehadiran Sri Mulyani Indrawati (SMI) sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) hanya menjadi beban Indonesia.


“Pada waktunya akan terbuka SMI hanya jadi beban Indonesia karena kebijakan utang jor-joran berbunga tinggi, yaitu 2 persen lebih tinggi dari negara-negara yang ratingnya sama atau lebih rendah dari RI,” tegas Menko Perekonomian era Gus Dur itu kepada redaksi, Kamis (19/1).

Menurutnya beban bunga mahal itu nantinya akan ditimpakan kepada rakyat untuk membayar. Rizal Ramli semakin kesal lantaran Sri Mulyani melakukan kebijakan sing printil atau membebankan pajak tinggi hanya pada usaha-usaha kelas kecil.

Dia lantas membandingkan pengelolaan keuangan di era Jokowi dengan era Presiden kedua RI, Soeharto. Kala itu, arsitek utama perekonomian Orde Baru, Profesor Widjojo Nitisastro dinilai Rizal Ramli masih memiliki empati pada rakyat. Pasalnya, Menko Ekuin era Soeharto itu masih membantu membuat desain inpres SD dan sebagainya.

“SMI benar-benar payah dan merugikan RI. Dipuja-puji media international karena memang menguntungkan kreditor-kreditor internasional (selisih bunga lebih 2 persen) dan tukar-tukar iklan,” urainya.

Padahal, lanjur RR, Soeharto juga termasuk orang yang tidak terlalu mengerti masalah ekonomi. Hanya saja, Profesor Widjojo tidak pernah membohongi Soeharto dalam bekerja.

“Demikian juga Gus Dur, RR tidak pernah ngibuli Gus Dur. Di situlah integritas kaum intelektual diuji. Mentang-mentang bos ne ndak ngerti, terus kasih angin sorga, membebani RI engan utang ugal-ugalan,” tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya