Berita

Anggota MPR dari Fraksi Partai Gerindra Novita Wijayanti dalam acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Aula Desa Jeruklegi Wetan, Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. (Foto: Dok. Gerindra)

Politik

MPR Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Kebangsaan Agar Tak Mudah Diprovokasi

SENIN, 09 FEBRUARI 2026 | 21:22 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Literasi kebangsaan dan sikap bijak dalam menyikapi perbedaan menjadi satu landasan utama bagi masyarakat dalam berkehidupan sosial.

Begitu dikatakan Anggota MPR dari Fraksi Partai Gerindra Novita Wijayanti dalam acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Aula Desa Jeruklegi Wetan, Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Kata Novita, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan keutuhan NKRI dengan bersikap bijak terhadap informasi.


"Tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memecah belah bangsa, serta mengamalkan nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari," ujar Novita dalam keterangan tertulis, Senin 9 Februari 2026.

Novita mengajak masyarakat untuk menjadikan nilai Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan dalam berinteraksi sosial, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

"Nilai-nilai Pancasila dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati, toleransi, musyawarah mufakat, serta penguatan budaya gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat," tuturnya..

Adapun acara sosialisasi ini diisi diskusi terbuka bersama masyarakat dengan memberikan pemahaman bahwa persatuan bangsa harus terus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat secara bersama-sama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Jeruklegi Wetan, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap nilai-nilai Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara serta mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai informasi, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat wawasan kebangsaan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Zulhas Prediksi 15 Tahun Lagi Terjadi Perang Pangan

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:17

Outlook Utang Dipangkas, Menkeu Purbaya Ngaku Salah

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:08

Ketum Golkar Tak Mau Dengar Kabar Tersangka Fadia Arafiq

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:53

Indonesia Lebih Baik Ikut Menentukan Perdamaian, Zulhas: Ketimbang Nggak Bisa Apa-apa

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:42

Resmi! Anak di Bawah Umur 16 Tahun Dilarang Main Medsos dan Roblox

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:37

Soal Nasib Selat Hormuz, Iran: Silakan Tanya Amerika Serikat

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:26

Purbaya Heran Fitch Pangkas Outlook Utang RI Saat Negara Lain Defisit Lebih Tinggi

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Menko Airlangga Putar Otak Antisipasi Konflik Timteng

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Bahlil: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kursi Bertambah

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:37

Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Capai 5,5 Persen

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:17

Selengkapnya