Berita

Presiden Guinea Khatulistiwa Teodoro Obiang Nguema Mbasogo/Net

Dunia

Jual Pesawat Milik Negara, Putra Presiden Guinea Ekuatorial Jadi Tahanan Rumah

RABU, 18 JANUARI 2023 | 07:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pihak berwenang akhirnya menangkap putra Presiden Guinea Ekuatorial Obiang Nguema Mbasogo.

Ruslan Obiang Nsue ditempatkan di bawah tahanan rumah karena dicurigai menjual pesawat milik maskapai nasional negara.
Menurut laporan televisi nasional TVGE, penahanan itu dimulai sejak pihak berwenang membuka penyelidikan pada November tahun lalu, setelah mengetahui hilangnya pesawat ATR 72-500 milik perusahaan nasional, Ceiba Intercontinental, yang sejak 2018 dalam perawatan rutin di Spanyol.

Obiang Nsue, disebut-sebut menjual pesawat ATR itu ke perusahaan Binter Technic, yang berspesialisasi dalam perawatan penerbangan dan berbasis di Las Palmas, di Pulau Gran Canaria, Spanyol.

Obiang Nsue, disebut-sebut menjual pesawat ATR itu ke perusahaan Binter Technic, yang berspesialisasi dalam perawatan penerbangan dan berbasis di Las Palmas, di Pulau Gran Canaria, Spanyol.

Ruslan Obiang Nsue, mantan menteri luar negeri untuk olahraga dan pemuda, adalah direktur Bandara Ceiba yang merangkap wakil direktur pertama Ceiba Intercontinental. Ia juga memegang jabatan sebagai direktur pelaksananya.

"Ruslan Obiang telah mengakui bahwa dia menjual ATR Ceiba, saya tidak akan membiarkan diri saya terbawa oleh kekeluargaan, oleh karena itu saya telah memerintahkan penangkapannya segera dan menyerahkannya ke pengadilan," kata saudara tirinya, yang juga Wakil Presiden Teodoro Nguema Obiang Mangue di Twitter, seperti dimuat Africa News.

Teodorin Obiang sendiri secara definitif dijatuhi hukuman oleh pengadilan Prancis pada akhir Juli 2021 selama tiga tahun penjara dengan hukuman percobaan dan denda 30 juta euro serta penyitaan asetnya di Prancis.

Pada Juli 2021, London  membekukan aset keuangan  Obiang Nsue di Inggris Raya dan melarangnya memasuki wilayahnya menyusul penyelidikan antikorupsi. Keputusan itu membuat Malabo murka dan menutup kedutaannya di London.

Penangkapan Ruslan Obiang Nsue belum pernah terjadi sebelumnya bagi seorang anggota keluarga presiden dari negara kecil Afrika tengah yang kaya minyak itu.

Desember lalu, berita tentang hilangnya pesawat dan dugaan penjualannya oleh Tuan Obiang Nsue memicu kemarahan nasional.

Guinea Ekuatorial telah diperintah selama lebih dari 43 tahun oleh Presiden Teodoro Obiang Nguema Mbasogo, yang baru saja terpilih kembali untuk masa jabatan tujuh tahun keenam dan memegang rekor dunia untuk umur panjang dalam kekuasaan untuk kepala negara yang masih hidup, tidak termasuk raja.

Guinea Ekuatorial adalah negara terkaya ketiga di Afrika sub-Sahara dalam hal PDB per kapita pada tahun 2021 menurut Bank Dunia, tetapi menempati peringkat ke-172 dari 180 negara dalam barometer korupsi Transparency International.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya