Berita

Pengamat politik, Rocky Gerung/Net

Politik

Rocky Gerung: Megawati Jengkel Karena Jokowi Enggak Paham Etika Lingkungan

RABU, 18 JANUARI 2023 | 00:51 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kejengkelan Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, kepada Joko Widodo dinilai bukan sebuah kekesalan biasa. Melainkan jengkel lantaran Jokowi dipandang tidak paham etika lingkungan.

Pasalnya, Megawati dinilai punya pikiran global tentang masa depan Bali sebagai pusat kebudayaan.

Pengamat politik, Rocky Gerung mengatakan, bandara merupakan sumber polusi dan Megawati tampaknya tidak ingin di Bali terjadi emisi karbon yang tinggi. Apalagi, Bali sudah berkali-kali menjadi pusat konferensi internasional.


"Jadi saya kira konteks itu yang musti kita perhatikan, bukan karena Mega jengkel pada Jokowi saja. Tapi Mega jengkel bahwa Jokowi enggak paham etika lingkungan," ujar Rocky seperti dikutip Redaksi dari video yang diunggah di kanal YouTube Rocky Gerung Official berjudul "Setelah Marah ke Jokowi, Sekarang Megawati Ngamuk: Tulis Ya Ibu Mega Ngamuk!", Selasa (17/1).

Tak hanya itu, Rocky juga menilai Megawati jengkel kepada Jokowi terkait rencana membangun Bandara baru di Utara Pulau Dewata.

"Kalau emak-emak sudah ngamuk, ya sudah itu pertanda sudah di ubun-ubun. Dan Megawati berkali-kali mengucapkan dalam pidato kata ibu, ibu, ibu. Dan lingkungan itu selalu dekat dengan ibu, karena itu bumi disebut mother earth," papar Rocky.

Rocky menilai, Bandara Ngurah Rai sudah lebih dari cukup. Sehingga, tidak ada alasan untuk membangun bandara lagi di Bali.

"Jadi Ibu Megawati sebetulnya berpikir global dan berpikir tentang masa depan Bali sebagai pusat kebudayaan, bukan pusat turisme. Kalau turisme itu habis semua kan. Jadi kebudayaan Bali itu jangan diagunkan hanya untuk menambah devisa melalui tourism," pungkas Rocky.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya