Berita

Politisi Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana/Net

Politik

Panca Demokrat: Katanya Cawapres Diserahkan ke Anies, Kok Ahmad Ali Celometan Mulu

SELASA, 17 JANUARI 2023 | 08:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali yang menyebut cawapres untuk Anies Baswedan harus figur yang berpengalaman di pemerintahan dikritik politisi Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana.

Panca mengaku heran dengan pernyataan anak buah Surya Paloh tersebut. Pasalnya, Surya Paloh sendiri menyerahkan sepenuhnya kepada Anies Baswedan terkait figur cawapres pada Pemilu 2024 nanti.

“Katanya cawapres diserahkan ke Anies. Tapi Ahmad Ali ini celometan mulu kayak orang baru dapat panggung,” kata Panca dalam cuitan akun Twitter pribadinya @Panca66 dikutip Selasa (17/1).


Lagipula, kata Panca, pengalaman di pemerintahan tidak menjamin akan menang apabila orang tersebut tidak memiliki dampak elektoral sebagai cawapres. Padahal, koalisi dibentuk untuk memenangkan pilpres.

“Percuma kalau pengalaman bakal kalah. Orang koalisi itu mau menang bukan mau kalah!!!” pungkasnya.

Waketum Partai Nasdem Ahmad Ali sempat mengatakan bahwa kriteria cawapres Anies Baswedan harus berpengalaman di pemerintahan. Dia tidak ingin cawapres Anies nanti harus terlebih dulu belajar saat terpilih menjadi pemimpin nasional kelak.

“Nasdem memastikan ingin cawapres itu adalah orang yang berpengalaman di pemerintahan. Karena ketika kemudian terpilih dia harus mampu membantu presiden dalam menggerakkan pemerintahan supaya terjadi sinergitas," ujar Ahmad Ali, Senin (16/1).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya