Berita

Ketua Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay/Net

Politik

Legislator PAN Yakin MK Punya Pertimbangan Moral dan Akal Terkait Proporsional Terbuka

KAMIS, 12 JANUARI 2023 | 10:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) meyakini Mahkamah Konstitusi (MK) mempunyai pertimbangan moral dan akal terkait sikap mayoritas fraksi di DPR RI dan masyarakat yang menginginkan sistem proporsional terbuka tetap dipakai pada Pemilu 2024 mendatang.

“Para hakim MK tentu sudah membacanya. Mereka diyakini tahu argumen-argumen yang disampaikan. Dan tentunya, pertimbangan moral dan akal dinilai lebih tepat untuk menerapkan sistem terbuka,” kata Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (12/1).

Lagipula, lanjut Saleh, demokrasi itu arahnya adalah partisipasi, kesetaraan, dan keadilan. Oleh karena itu, dengan tetap menerapkan sistem proporsional terbuka arah demokrasi itu bisa diwujudkan.


“Terbukti, selama ini masyarakat selalu merasa ikut 'berpesta' dalam setiap pemilu yang dilaksanakan,” demikian Saleh Daulay.

Sebanyak 8 fraksi di DPR RI tegas menolak sistem proporsional tertutup dan menghendaki proporsional terbuka pada Pemilu 2024 nanti. Hanya PDIP yang setuju menggunakan sistem proporsional tertutup.

Tak hanya fraksi di DPR, partai politik peserta Pemilu 2024 pun menyatakan sikap bersama menginginkan sistem proporsional terbuka.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya