Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

WHO Sarankan Aturan Wajib Masker untuk Penerbangan Jarak Jauh

RABU, 11 JANUARI 2023 | 08:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta negara-negara mempertimbangkan aturan wajib memakai masker bagi penumpang penerbangan jarak jauh.

Petugas darurat senior WHO untuk Eropa, Catherine Smallwood mengatakan penumpang penerbangan jarak jauh harus disarankan memakai masker karena tingginya risiko penyebaran subvarian Omicron Covid-19.

"Ini harus menjadi rekomendasi yang dikeluarkan untuk penumpang yang datang dari mana saja, di mana ada penyebaran Covid-19," ujarnya, seperti dikutip Reuters pada Rabu (11/1).


Saat ini, subvarian XBB.1.5 telah menyumbang 27,6 persen kasus Covid-19 di Amerika Serikat (AS) pada awal pekan tahun ini. Subvarian ini juga sudah terdeteksi dalam jumlah kecil di Eropa.

XBB.1.5 dikenal sebagai subvarian Omicron paling menular yang sudah terdeteksi sejauh ini. Tidak jelas apakah XBB.1.5 akan menyebabkan gelombang baru Covid-19.

Meski begitu, Smallwood mengatakan, WHO tidak merekomendasikan tes Covid-19 bagi pelancong dari AS untuk tahap ini.

"Negara-negara perlu melihat basis bukti untuk pengujian pra-keberangkatan dan jika tindakan dipertimbangkan langkah-langkah perjalanan harus diterapkan dengan cara yang tidak diskriminatif," imbau Smallwood.

Adapun langkah-langkah yang dapat diambil negara-negara termasuk pengawasan genomik, termasuk pemantauan air limbah di sekitar titik masuk seperti bandara.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya