Berita

Cuplikan video dukungan Rizieq Shihab pada PKS kembali beredar/Net

Politik

Video Habib Rizieq Dukung PKS Kembali Beredar, Pengacara: Itu Video Lama

JUMAT, 06 JANUARI 2023 | 23:24 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menjelang pelaksanaan Pemilu 2024, video lama yang berisi pernyataan Habib Rizieq Shihab (HRS) soal dukungan kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kembali beredar di kalangan masyarakat.

Video dukungan HRS terhadap PKS kembali beredar di media sosial, salah satunya diedarkan oleh akun  @Android_AK_47 yang disebarkan pada hari ini, Jumat (6/1).

Dalam video berdurasi 25 detik itu, memperlihatkan sosok HRS yang sedang berbincang dengan seseorang. Dalam video itu terlihat logo Front TV dan PKS TV.


"Kita tarik suara ini, kita berikan kepada PKS yang juga partai Islam. Dan PKS tidak pernah Khianat. PKS selama ini selalu setia dengan janji-janjinya, dengan segala kelebihan dan kekurangan PKS, PKS satu-satunya partai yang tidak pernah Khianat kepada kawan koalisi, selalu setia, walaupun kadang-kadang kawan-kawan partai itu mengkhianati PKS," kata HRS dalam video tersebut.

Penelusuran Kantor Berita Politik RMOL, video tersebut ternyata video lama yang kembali diedarkan saat ini. Saat dilihat di kanal YouTube Front TV, sudah tidak ada video tersebut, mengingat di kanal YouTube tersebut hanya ada beberapa video yang diupload pada dua tahun lalu.

Hal serupa juga tidak terlihat di kanal YouTube PKS TV. Akan tetapi, video tersebut terlihat diupload oleh kanal YouTube DPC PKS Sukmajaya dengan judul "Habib Rizieq Dukung PKS, HRS: PKS Paling Setia Dengan Janji-janjinya" yang diunggah pada 4 April 2019 dengan durasi 1 menit 37 detik.

Sementara itu, Kuasa hukum HRS, Azis Yanuar menegaskan, bahwa video pernyataan HRS dukung PKS merupakan video lama.

"Itu video lama," kata Azis kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat malam (6/1).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya