Berita

Ambulans Pujakesuma Asahan disalahgunakan untuk mengangkut rel curian/Net

Nusantara

Ambulans Pujakesuma Bawa Rel Curian, Joko Susilo: Pelaku Harus Dihukum Berat

JUMAT, 06 JANUARI 2023 | 16:44 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penggunaan ambulans Pimpinan Daerah Pujakesuma sebagai alat angkut besi rel milik KAI diduga curian di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara mencoreng nama baik organisasi.

Ketua Umum Pujakesuma Pusat, Joko Susilo pun mengutuk keras perbuatan pelaku yang merusak nama baik organisasi Pujakesuma. Apalagi berdasarkan laporan, ambulans tersebut dipinjam oknum tak bertanggung jawab dengan dalih membawa orang sakit.

"Awalnya pelaku meminjam ambulans dengan alasan mengantar masyarakat yang sakit untuk berobat ke rumah sakit di Siantar, tapi ternyata disalahgunakan untuk perbuatan yang melanggar hukum," kata Joko dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/1).


Ambulans Pujakesuma selama ini digunakan untuk kebutuhan masyarakat, baik yang sakit maupun saat meninggal dunia. Oleh karenanya, Joko meminta aparat hukum menindak tegas pelaku yang merusak nama baik Pujakesuma.

Joko juga memerintahkan PD Pujakesuma Asahan melaporkan tindakan tak terpuji tersebut ke Polres setempat sebagai bentuk ketegasan organisasi.

"Ke depan diharapkan pengelola ambulans lebih hati-hati agar tidak terulang kembali kejadian seperti ini," kata Joko.

Aksi pencurian rel kereta api menggunakan ambulans Pujakesuma tersebut diduga dilakukan olah lima orang di Asahan, Sumatera Utara, pada Kamis (5/1) dan kepergok Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska).

Dari pemeriksaan, ada 27 batang rel kereta api yang dimasukkan dalam mobil ambulans itu. Barang bukti rel curian itu pun telah diserahkan ke balai teknik perkeretaapian (baltek) Medan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya