Berita

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) disarankan tak lagi menunda-nunda pengumuman capres yang akan diusung/Net

Politik

KIB Sebaiknya Segera Umumkan Capres, Pengamat: Jangan Sampai Merugi

RABU, 04 JANUARI 2023 | 11:18 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) disarankan untuk segera mengumumkan bakal calon presiden (capres) yang bakal diusung pada Pilpres 2024. Sebab, waktu yang tersedia untuk sosialisasi dan kampanye capres makin sedikit.

Direktur Eksekutif Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA), Herry Mendrofa menyebut, KIB perlu menyampaikan capresnya ke publik pada 2023 ini.

"(Tahun) 2023 adalah waktu yang cukup tepat untuk mengumumkan calon atau kandidat yang akan diusung, karena bertepatan dengan waktu pengusungan juga waktu untuk kampanye," kata Herry Mendrofa di Jakarta, Rabu (4/1).


Lebih jauh, Herry menilai, akan ada konsekuensi kalau KIB lambat dalam menentukan capres. KIB akan rugi jika tidak segera bergerak maju dan memanfaatkan waktu.

Ia melihat IB bisa memaksimalkan efek ekor jas kalau segera mengumumkan capresnya.

"Karena ini juga akan menentukan bagaimana ke depan, calon tersebut akan memberikan coattail effect (efek ekor jas) terhadap parpol yang ada di KIB,” demikian Herry.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya