Berita

Perayaan malam tahun baru di Taipei 101, Taiwan/Repro

Dunia

Taipei 101 Meriahkan Malam Tahun Baru dengan 16 Ribu Kembang Api

MINGGU, 01 JANUARI 2023 | 06:08 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam menyambut perayaan tahun baru 2023, Taiwan memeriahkan acara perayaannya kali ini dengan pertunjukan dari 16 ribu kembang api, yang akan tampil dengan warna, cahaya, dan juga lantunan musik yang akan menjadi perhatian pengunjung.

Pertunjukan ini akan diselenggarakan di bangunan ikonik, Taipei 101 yang mengusung tema  "Peduli Dunia dan Mimpi yang Bersinar". Dalam penampilan ini kembang api akan menunjukkan gambar-gambar menarik seperti burung merpati, pohon kehidupan, emoji tersenyum, dan ikon-ikon menarik lainnya.

Menurut pihak penyelenggara Taipei Financial Center Corp (TFCC), tema tahun ini diusung dari situasi yang merujuk pada tantangan yang tengah dihadapi dunia, yakni pandemi dan perang di sejumlah negara yang menjadi perhatian, terutama Rusia dan Ukraina.


"Tahun ini (dunia) menghadapi tantangan besar seperti pandemi dan perang Rusia di Ukraina, tema 2023 dimaksudkan untuk menyampaikan perdamaian dan harapan untuk masa depan yang lebih cerah," ujar Ketua Taipei 101, Chang Hsueh-shun, seperti dikutip dari Channel News Asia.

Dalam pertunjukan malam ini, cahaya kembang api juga akan ditransmisikan secara 3D. Menurut TFCC, tahun ini adalah pertunjukan yang spesial yang menghadirkan penampilan multimedia pertama gedung yang menggabungkan sinar lampu, laser, animasi, dan musik di dalamnya.

Pertunjukan kembang api di Taipei 101 telah diadakan secara berkala sejak tahun 2005 silam. Acara tersebut pun telah menjadi salah satu acara paling terkenal di dunia. Bahkan pada tahun 2012, tempat tersebut juga dinobatkan oleh CNN sebagai salah satu dari 10 tempat terbaik di dunia untuk merayakan tahun baru.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya