Berita

IPRC memprediksi Jawa Barat akan jadi kunci dari Pemilu 2024/RMOLJabar

Politik

Jabar Diprediksi Jadi Penentu Kemenangan Pemilu 2024

MINGGU, 01 JANUARI 2023 | 00:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Wilayah Jawa Barat diprediksi bisa menjadi penentu kemenangan pada Pemilu 2024 mendatang. Prediksi ini berdasarkan hasil survei Indonesian Politics Research and Consulting (IPRC) yang dilakukan pada 23-30 November 2022.

Direktur Eksekutif IPRC, Firman Manan menjelaskan, dalam waktu ini dinamika politik elektoral semakin meningkat. Mengingat, masa pencalonan anggota DPR akan dimulai dari 24 April sampai 25 November 2023.

Dilanjut dengan masa pencapresan yang dimulai 19 Oktober hingga 25 November 2023. Lalu ditambah masa kampanye pada 28 November 2023.


"Jabar menjadi wilayah strategis yang tentu menjadi rebutan semua partai politik dan pasangan capres-cawapres dalam Pemilu 2024. Apalagi hasil pemilu di Jabar bisa menentukan hasil pemilu di nasional," kata Firman, seperti diwartakan Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (31/12).

Adapun terkait dengan tingkat kedikenalan masyarakat bagi sosok yang digadang-gadang akan maju sebagai Capres, Prabowo Subianto menjadi tokoh yang paling dikenal. Kemudian, disusul oleh Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo, dan Andika Perkasa.

Lebih lanjut, Firman menuturkan, elektabilitas Partai Gerindra berada di posisi teratas dengan 22,9 persen; PDIP 16,2 persen; PKS 13,2 persen; Golkar 11,8 persen; dan Demokrat 6,1 persen.

"Kecenderungan kenaikan atau penurunan elektabilitas partai itu dipengaruhi Capres Cawapres," bebernya.

Menurutnya, Partai Gerindra dan PDIP mengalami kenaikan elektabilitas karena diasosiasikan memiliki kedekatan dengan sosok memiliki elektabilitas relatif signifikan di Jabar seperti Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.

"Elektabilitas Capres nonpartai (Anies dan RK) belum memberikan efek signifikan bagi parpol," imbuhnya.

Di sisi lain, Firman menerangkan, nama Ridwan Kamil masih tetap paling tinggi untuk cagub Jabar dengan 49,4 persen. Nama lainnya yakni Dedi Mulyadi 22,2 persen; Deddy Mizwar 7,7 persen; dan Dede Yusuf 6,9 persen.

"Tapi kalau Kang Emil tak lagi maju di Pilgub maka nama Dedi Mulyadi menjadi yang tertinggi dengan 34,6 persen. Disusul Deddy Mizwar 14,5 persen; Dede Yusuf 14,2 persen; dan Atalia 5,9 persen. Perubahan signifikannya itu ialah dengan munculnya Atalia karena diasosiasikan dekat dengan RK," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya